Jakarta, 16 Mei 2026 – Langkah cepat Polda Banten dalam mengintensifkan patroli rutin dan razia wilayah pada titik-titik rawan di wilayah hukumnya mendapat dukungan dan apresiasi tinggi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari pemerhati institusi Polri, Nasky.
Analis kebijakan publik dan pemerhati institusi Polri, Nasky Putra Tandjung, menilai kehadiran jajaran personel kepolisian daerah Polda Banten dibawah kepemimpinan Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki yang bersiaga mampu memberikan rasa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Kami menyampaikan apresiasi dan mendukung sepenuhnya respon cepat, kinerja dan dedikasi Polda Banten dibawah kepemimpinan Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki beserta jajarannya mengintensifkan patroli kewilayahan guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan yang memanfaatkan keresahan warga terkait isu kemunculan pocong palsu,” kata Nasky dalam keterangannya, pada Selasa (26/5/2026).
Selain itu, Nasky yang juga Penulis buku “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat”, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun video kemunculan pocong palsu yang menyatroni rumah-rumah warga tengah malam.
Oleh karena itu, Nasky menyebut, Tindakan ini dinilai sebagai bentuk komitmen Polri, terkhsusnya Polda Banten dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat agar tetap aman.
“Respon cepat Kapolda Banten menunjukkan keseriusan jajaran Polda Banten dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dari aksi isu pocong yang selama ini meresahkan warga Banten,” jelas Nasky.
Oleh sebab itu, Nasky mengajak masyarakat mendukung kinerja aparat kepolisian yang bertugas untuk mengusut tuntas fakta kebenaran yang sesungguhnya terjadi dilapangan agar tidak menimbulkan multi persepsi serta meresahkan masyarakat lainnya dalam beraktivitas guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan yang memanfaatkan keresahan warga terkait isu kemunculan pocong palsu tersebut.
Lebih lanjut, Alumnus INDEF School Of Political Economy Jakarta itu meminta masyarakat agar lebih bijak dan rasional dalam menerima informasi dan tidak turut menyebarkan konten yang belum terverifikasi kebenarannya ditengah derasnya arus informasi di media sosial saat ini.
“Ia mengajak masyarakat meningkatkan literasi dalam bermedia sosial. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam,” ucap Nasky.
Diketahui sebelumnya, Kapolda Banten, Irjen Polisi Hengki mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun video kemunculan pocong palsu yang menyatroni rumah-rumah warga tengah malam. Ia menegaskan bahwa isu pocong palsu yang beredar luas di media sosial tersebut dipastikan tidak benar.
Polda Banten beserta jajaran di tingkat resor (Polres) mengintensifkan patroli kewilayahan guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan yang memanfaatkan keresahan warga terkait isu kemunculan pocong palsu.
“Kami tidak ingin keresahan masyarakat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya. Karena itu, kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan lingkungan,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Senin (25/5/2026).






