Survei Prisma: Kepuasan terhadap Kinerja Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Capai 81,2 Persen

JAKARTA, 12 Agustus 2026 — Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE, mencapai 81,2 persen berdasarkan hasil survei opini publik yang dilakukan Prisma Research & Strategy.

 

Survei tersebut merekam penilaian masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu sekaligus sejumlah program dan pelayanan publik yang menjadi perhatian warga.

 

Sejumlah program pembangunan, terutama perbaikan infrastruktur jalan, layanan ambulans gratis, serta peningkatan infrastruktur kesehatan, disebut menjadi faktor yang turut mendorong sentimen positif masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Helmi Hasan.

 

Dalam agregasi survei yang dilakukan Prisma Research & Strategy di sejumlah provinsi, tingkat kepuasan terhadap kinerja Helmi Hasan juga menempatkannya dalam jajaran 10 besar gubernur dengan tingkat kinerja terbaik secara nasional.

 

Sementara itu, kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu secara umum memperoleh tingkat kepuasan sebesar 72,8 persen.

 

Penilaian positif masyarakat terlihat pada sejumlah aspek pelayanan publik. Sebanyak 85,8 persen responden menyatakan puas terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

 

Pada sektor telekomunikasi, sebanyak 76,8 persen responden menilai jangkauan jaringan komunikasi sudah memadai. Sementara tingkat kepuasan terhadap keandalan pasokan listrik tercatat sebesar 73,3 persen.

 

Di bidang pelayanan dasar, kualitas fasilitas kesehatan dan rumah sakit umum daerah memperoleh tingkat kepuasan 71,8 persen. Adapun penyediaan fasilitas pendidikan mendapat penilaian positif dari 71,3 persen responden.

 

Meski menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, survei tersebut juga mencatat sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat.

 

Salah satunya terkait penyediaan dan perluasan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal. Sebanyak 29,2 persen responden menyatakan kurang puas atau sangat tidak puas terhadap aspek tersebut.

 

Persoalan lingkungan juga menjadi salah satu catatan. Sebanyak 31,6 persen masyarakat menilai perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam kebijakan investasi maupun sektor pertambangan masih perlu diperkuat.

 

Selain itu, aspek pelayanan birokrasi juga menjadi perhatian. Sebanyak 25,8 persen responden menilai prosedur administrasi yang berbelit-belit serta proses pelayanan yang lambat masih menjadi hambatan dalam memperoleh layanan publik.

 

Prisma Research & Strategy menilai tingginya tingkat kepuasan terhadap figur gubernur perlu diikuti dengan penguatan sistem tata kelola pemerintahan. Dengan demikian, tingkat penerimaan masyarakat terhadap kepemimpinan daerah dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pelayanan hingga pada level teknis.

 

Survei Prisma Research & Strategy tersebut dilaksanakan pada 22 Juni hingga 2 Juli 2026 dengan cakupan seluruh kecamatan di Provinsi Bengkulu.

 

Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 810 responden. Responden merupakan warga Provinsi Bengkulu berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

 

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka. Prisma Research & Strategy menyebut survei memiliki margin of error di bawah 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Selain Bengkulu, Prisma Research & Strategy sebelumnya melakukan survei di sejumlah wilayah lain. Di Sulawesi Barat, tingkat kepuasan terhadap kepala daerah tercatat 80,6 persen, Sulawesi Tengah 80,8 persen, sedangkan Sumatera Selatan mencapai 81 persen.

 

Hasil agregasi lintas wilayah tersebut kemudian menjadi salah satu dasar Prisma Research & Strategy dalam memetakan tingkat kinerja kepala daerah di tingkat nasional.

 

Prisma Research & Strategy merupakan lembaga riset opini publik, sosial, dan politik yang menyatakan diri sebagai lembaga independen yang bergerak dalam penyediaan data serta evaluasi kebijakan publik dan pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *