Setwan Medan Tak Mau Layanan Jalan di Tempat, Coaching Clinic Digelar untuk Benahi Kualitas Pelayanan
MEDAN — Pelayanan di Sekretariat DPRD Kota Medan tak cukup hanya selesai secara administratif. Bagaimana layanan diberikan, seberapa cepat merespons kebutuhan, hingga cara menangani keluhan ikut menentukan kepuasan para penerima layanan.
Hal itulah yang menjadi perhatian Sekretariat DPRD Kota Medan melalui Coaching Clinic Peningkatan Kualitas Layanan Sekretariat DPRD Kota Medan yang digelar di Ruang Rapat Humas DPRD Kota Medan, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Plt. Sekretaris DPRD Kota Medan, Erisda Hutasoit, S.E., M.S.P., dan diikuti para Kepala Bagian, Kasubbag Tata Usaha dan Kepegawaian, serta ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Medan. Coaching clinic menghadirkan Tengku Iskandar sebagai narasumber.
Ada empat hal yang menjadi fokus pembenahan. Pertama, peningkatan kompetensi sekaligus perilaku pelaksana layanan. Kedua, peningkatan kualitas produk layanan administrasi dan persidangan.
Dua fokus lainnya tak kalah penting, yakni membangun komunikasi yang efektif serta mengoptimalkan penanganan keluhan atau komplain.
Empat poin tersebut menunjukkan bahwa pelayanan di lingkungan Setwan tidak hanya soal dokumen selesai atau agenda persidangan berjalan. Cara berkomunikasi dan kemampuan merespons persoalan juga menjadi bagian dari kualitas layanan.
Target akhirnya pun cukup jelas, yakni mendorong peningkatan Indeks Kepuasan Layanan Sekretariat DPRD Kota Medan.
Peningkatan kualitas layanan menjadi penting karena Sekretariat DPRD memiliki posisi strategis dalam mendukung aktivitas pimpinan dan anggota DPRD. Ketika layanan internal berjalan baik, pekerjaan administratif maupun fasilitasi kegiatan kedewanan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif.
Melalui coaching clinic ini, para aparatur didorong untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi juga mengevaluasi cara kerja dan kualitas pelayanan yang diberikan.
Sebab, bagi penerima layanan, yang diingat biasanya bukan berapa banyak prosedur yang sudah dilewati. Yang lebih terasa justru apakah urusannya mudah, komunikasinya jelas, responsnya cepat, dan ketika ada masalah benar-benar ditangani.
Dengan begitu, peningkatan kualitas pelayanan di Setwan Medan diharapkan tidak berhenti sebagai materi coaching clinic, tetapi benar-benar terlihat dalam pelayanan sehari-hari kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan.(***)






