Kawal Aktivitas Pagi Warga, Polsek Sunggal Siagakan Personel di Persimpangan Kampung Lalang
MEDAN – Pagi hari di jalan raya punya cerita sendiri. Ada yang mengejar waktu masuk kantor, ada yang mengantar anak sekolah, sementara kendaraan seolah berlomba mencari celah agar tidak menjadi penghuni tetap kemacetan.
Di tengah hiruk-pikuk tersebut, personel Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, memilih berdiri di persimpangan. Bukan sekadar berdiri, tentu saja. Mereka mengatur arus lalu lintas agar aktivitas warga tetap berjalan aman, tertib dan lancar.
Kamis (1/10/2026), kegiatan pelayanan masyarakat melalui Strong Point kembali digelar Polsek Sunggal. Sejumlah personel ditempatkan di titik-titik yang dinilai rawan kemacetan, persimpangan padat kendaraan hingga kawasan yang menjadi jalur penyeberangan pelajar.
Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah Persimpangan Kampung Lalang, kawasan yang pada pagi hari cukup ramai dilintasi warga menuju tempat kerja maupun pelajar yang berangkat ke sekolah.
Di lokasi tersebut, personel Unit Samapta sigap mengatur pergerakan kendaraan dari berbagai arah. Penumpukan kendaraan pada jam sibuk diurai, sementara pelajar dan pejalan kaki dibantu menyeberang.
Maklum, di jam-jam seperti itu, semua orang merasa waktunya paling berharga. Pengendara ingin cepat sampai, anak sekolah ingin cepat tiba, dan jalan raya dituntut tetap mampu menampung semuanya.
Karena itu, kehadiran petugas menjadi penting agar semangat mengejar waktu tidak berubah menjadi aksi saling serobot di persimpangan.
Selain mengatur lalu lintas, personel juga memberikan imbauan secara edukatif dan humanis kepada para pengguna jalan. Pengendara diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm standar SNI, serta tetap mengutamakan keselamatan pejalan kaki.
Polsek Sunggal mengoptimalkan pengamanan lalu lintas pagi tersebut sebagai bagian dari upaya meminimalisir risiko kecelakaan, menekan pelanggaran lalu lintas, sekaligus memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Kapolsek Sunggal Kompol M. Yunus Tarigan, S.H., M.H., melalui Kanit Samapta Iptu Nizar Nasution, mengatakan kehadiran personel di Persimpangan Kampung Lalang merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Menurut Nizar, pengaturan lalu lintas pada pagi hari bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat.
“Kehadiran personel Unit Samapta di Persimpangan Kampung Lalang merupakan komitmen pelayanan prima Kepolisian kepada masyarakat,” ujar Nizar.
Ia menambahkan, keberadaan personel di lapangan bertujuan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, lancar, tertib dan kondusif.
“Kegiatan pelayanan pengaturan lalu lintas pagi di persimpangan merupakan bentuk nyata kehadiran personel Polsek Sunggal dalam mengayomi warga. Kehadiran personel Unit Samapta di lapangan bertujuan untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, lancar, tertib dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat di pagi hari dapat berjalan lancar dengan tenang,” katanya.
Setidaknya, kehadiran polisi di persimpangan memberi pesan sederhana: jalan raya bukan arena balap, dan lampu hijau bukan berarti semua kendaraan boleh bergerak tanpa memperhatikan pengguna jalan lainnya.
Sebab, sampai tujuan dengan selamat jauh lebih penting daripada sekadar tiba beberapa menit lebih cepat.(***)






