Babinsa Hadiri Sosialisasi Swakelola Sampah Rumah Tangga: Kolaborasi Wujudkan Medan Marelan Bebas Sampah

Babinsa43 Dilihat

Permasalahan sampah rumah tangga yang semakin kompleks kini mulai ditangani dengan pendekatan kolaboratif. Hari ini, Jumat (11/07/2025), dua personel Koramil 0201-10/MM—Babinsa Erwin Syahputra dan Koptu Beri Ariandi—ikut hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Swakelola Sampah Rumah Tangga di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.

Acara ini diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Utara, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap program prioritas Wali Kota Medan. Fokus utamanya? Menyadarkan masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan cuma urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.

Diketahui, Medan Marelan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Tak heran jika sampah—khususnya dari rumah tangga—jadi permasalahan utama di kawasan ini. Kalau tak ditangani dengan serius, bisa berdampak pada kesehatan dan kualitas lingkungan.

Dengan kehadiran Babinsa dan unsur aparat lainnya dalam kegiatan ini, terlihat komitmen kuat TNI untuk terus bersinergi mendukung program-program kemasyarakatan. “Kegiatan seperti ini penting. Edukasi soal sampah harus terus digencarkan, dan Babinsa siap mendukung penuh,” ujar Serka Erwin Syahputra di sela-sela acara.

Selain Babinsa, hadir pula Camat Medan Marelan, Kepala Cabang BPJS Medan Utara, Lurah Tanah Enam Ratus, Lurah Rengas Pulau, Bhabinkamtibmas, para kepala lingkungan, Sekretaris Lurah, hingga tokoh masyarakat setempat. Semua berkumpul untuk satu tujuan: menyelamatkan lingkungan dari tumpukan sampah.

Rangkaian acara berjalan khidmat dan tertib. Dimulai dari pembukaan oleh panitia, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga sambutan dari para pejabat yang hadir. Di akhir kegiatan, para peserta juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama sebagai simbol komitmen dan kebersamaan.

Sosialisasi ini tidak hanya berhenti di teori. Ada penekanan kuat pada swakelola alias pengelolaan mandiri oleh warga. Harapannya, masyarakat bisa memilah, mendaur ulang, bahkan memanfaatkan sampah rumah tangga sebelum benar-benar jadi limbah yang mencemari.

“Kalau lingkungan bersih, warga juga sehat. Itu yang jadi tujuan utama. Dan Babinsa siap terus dampingi masyarakat agar kesadaran ini tumbuh dari bawah,” tambah Koptu Beri Ariandi.

Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus dipupuk. Sosialisasi bukan hanya seremonial, tapi jadi awal langkah nyata menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan layak huni.

Salut buat semua pihak yang terlibat! Semoga Medan Marelan jadi contoh baik pengelolaan sampah berbasis swadaya masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *