Babinsa Kelurahan Gaharu Hadiri Musda MUI Kecamatan Medan Timur

Hankam31 Dilihat

matabangsa.comMedan: Babinsa Kelurahan Gaharu, Koramil 0201-02/MT Kodim 0201/Medan, Serka U. Hasibuan, menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Timur. Kegiatan berlangsung di Gedung Kampus Fardhu Kifayah, Jalan Muara Sipongi, Kelurahan Gaharu, pada Sabtu siang, dimulai pukul 13.30 WIB dan berakhir pada pukul 15.00 WIB.

Musda kali ini mengusung tema “Dengan Musyawarah Daerah MUI Kecamatan Medan Timur Kita Wujudkan Kepengurusan yang Sinergitas dan Kolaboratif.” Pemilihan kepengurusan baru dilaksanakan secara formatur, dihadiri berbagai tokoh agama dan masyarakat yang berperan aktif di wilayah Kecamatan Medan Timur.

Dalam acara tersebut, hadir sejumlah undangan penting, antara lain: Perwakilan Ketua MUI Sumut, Dr. Wirman; Perwakilan Ketua MUI Kota Medan, H. Burhanudin, M.A.; Perwakilan Camat Medan Timur, Kasi Kessos Amanuddin; Perwakilan Danramil 0201-02/MT, Babinsa Kelurahan Gaharu, Serka U. Hasibuan; Perwakilan Kapolsek Medan Timur, Kanit Intel Iptu Sembiring; serta Ketua MUI Kecamatan Medan Timur, Adenan Ritonga, M.A.

Tertib acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran dan doa, diikuti lagu Indonesia Raya. Acara berlanjut dengan sambutan dari Ketua MUI Kecamatan Medan Timur, perwakilan Camat, dan perwakilan Ketua MUI Kota Medan. Setelah itu, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mempererat hubungan antar peserta.

Serka U. Hasibuan menyampaikan bahwa kehadirannya mewakili Danramil adalah bentuk dukungan TNI dalam memperkuat kerja sama lintas sektoral. “Kami berharap hasil Musda ini dapat membentuk kepengurusan yang mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga keharmonisan wilayah. “Sinergi antara tokoh agama, masyarakat, dan aparat keamanan sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” tambah Serka Hasibuan.

Musda MUI Kecamatan Medan Timur diharapkan menjadi momentum bagi para pemuka agama dan masyarakat untuk bekerja sama dalam menghadapi tantangan sosial di masa mendatang, demi terciptanya wilayah yang tertib dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *