Babinsa Koramil 0201-12 HP Bantu Pembibitan Mangrove Bersama Masyarakat

Hankam23 Dilihat

matabangsa.com – Medan: Babinsa Koramil 0201-12 HP, Sertu Achyaris, turut serta dalam kegiatan gotong royong pembibitan pohon mangrove bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), kelompok tani, dan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun 11, Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Minggu 15 September 2024.

Kegiatan pembibitan ini merupakan langkah awal dalam upaya rehabilitasi ekosistem mangrove di daerah sekitar. Rencananya, bibit mangrove yang dihasilkan akan ditanam di area hutan lindung Desa Karang Gading dan sekitarnya. Adapun beberapa jenis mangrove yang dibibitkan meliputi bakau, api-api, bira, dan mata buaya.

Pemilihan bibit mangrove yang baik menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pohon mangrove yang nantinya tumbuh dapat berkembang dengan baik, memberikan manfaat ekologis, serta berkontribusi pada kelestarian lingkungan.

Sertu Achyaris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI, khususnya Babinsa, dalam mendukung pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. “Kelestarian mangrove sangat penting bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir, terutama untuk mencegah erosi pantai,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Tanaman mangrove memiliki peran vital sebagai penyerap karbon, membantu mengurangi dampak perubahan iklim global, serta menjaga keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

Menurut petugas BKSDA, proses pembibitan mangrove ini akan berlangsung selama beberapa bulan sebelum bibit siap ditanam di lahan yang telah disiapkan. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Kelompok tani yang terlibat dalam pembibitan ini menyatakan dukungannya atas upaya pelestarian mangrove. Mereka berharap bahwa program ini tidak hanya membawa manfaat bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan hasil tangkapan laut di daerah tersebut.

Kepala Desa Karang Gading, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Babinsa dan BKSDA dalam melibatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk generasi mendatang,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, program rehabilitasi mangrove ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya dalam hal perlindungan dari abrasi dan banjir rob yang sering terjadi di wilayah ini.

Pada kesempatan yang sama, Sertu Achyaris juga menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lestari dan bermanfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Kegiatan pembibitan mangrove ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak terkait yang berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program konservasi ini. Penanaman bibit mangrove dijadwalkan akan dimulai pada awal bulan depan, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Sebagai langkah lanjut, BKSDA juga merencanakan program edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian mangrove dan cara merawat bibit yang telah ditanam. Program ini diharapkan dapat menciptakan kesadaran kolektif yang lebih besar terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Dengan kerja sama yang terjalin antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, pembibitan mangrove di Karang Gading ini diharapkan menjadi contoh sukses pelestarian alam di wilayah pesisir Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *