Babinsa Koramil 0201-14/PB Peltu Rudi Anthoni Dukung Sosialisasi Bahaya Rabies pada Hewan Peliharaan di Desa Pertampilan

Hankam24 Dilihat

matabangsa.com – Medan: Peran aktif dan rasa peduli Babinsa terhadap kondisi di wilayah Desa Binaannya menjadi penting bagi Pemerintah Desa agar dapat memberikan pelayanan maksimal terhadap seluruh aktivitas masyarakat. Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah mengantisipasi merebaknya bahaya rabies pada hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, yang saat ini telah menelan korban jiwa di beberapa wilayah.

Menindaklanjuti hal tersebut, pada siang hari ini  Jumat 28 Juli 2023, salah seorang Babinsa Koramil 0201-14/PB, yaitu Peltu Rudi Anthoni, tampak hadir dalam kegiatan Sosialisasi Bahaya Rabies pada hewan peliharaan masyarakat. Acara ini diadakan di Kantor Desa Pertampilan, Kecamatan Pancur Batu, dan dihadiri oleh beberapa perangkat desa, undangan terkait, serta perwakilan warga desa.

“Merebaknya kasus rabies akibat gigitan hewan peliharaan di beberapa wilayah menuntut kita untuk bersikap cermat, sehingga hal serupa tidak terjadi di wilayah Desa Pertampilan. Kami merasa perlu melakukan Sosialisasi agar warga yang memiliki hewan peliharaan dapat mengetahui gejala terjangkit rabies dan mengantisipasi bahaya rabies tersebut,” ujar Bapak Heri Saputra, Kepala Desa Pertampilan, saat memulai kegiatan Sosialisasi.

Babinsa Peltu Rudi Anthoni menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Pertampilan. Melalui Sosialisasi ini, diharapkan tidak ada warga desa yang menjadi korban terjangkit rabies. Peltu Rudi Anthoni berharap agar warga yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing dapat mengetahui kondisi hewan mereka dan melakukan tindakan pencegahan dini, sebelum menjadi masalah di kemudian hari.

Pada kesempatan Sosialisasi, Paramedik Puskeswan Kecamatan Pancur Batu, Bapak Usaha Ginting, hadir sebagai narasumber dan menjelaskan beberapa ciri-ciri dan gejala anjing atau kucing yang telah terjangkit rabies. Ia juga menghimbau agar setiap warga desa segera melakukan Suntik Vaksin Anti Rabies (VAR) jika telah tergigit atau terkena cipratan air liur hewan peliharaan yang terduga terjangkit rabies, meskipun bekas gigitan hewan tersebut hanya berupa goresan luka yang kecil.

Dengan adanya Sosialisasi Bahaya Rabies, diharapkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rabies pada hewan peliharaan semakin meningkat. Kolaborasi antara Babinsa, Pemerintah Desa, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman penyakit rabies di Desa Pertampilan.(dave)

 

x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *