Dairi – Babinsa Koramil 04/Tigalingga, Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting menghadiri undangan Musyawarah Desa Khusus dalam rangka penetapan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) serta penentuan program Ketahanan Pangan Tematik Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Kantor Desa Lau Sireme, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, pada Jumat 28 Februari 2025, pukul 10.00 WIB hingga selesai. Musyawarah dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan kecamatan, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat dari tiap dusun.
Musyawarah ini diawali dengan sambutan dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Riyanto Maringot, dilanjutkan oleh Kepala Desa Lau Sireme, Dalam P. Berutu, dan arahan dari perwakilan Camat Tigalingga, Andika Putra Ginting.
Baca Juga: Pererat Silaturahmi, Aisyiah dan Muhammadiyah Padang Bulan Peduli dan Berbagi Sambut Ramadhan 1446 H
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serma Imanuel Ginting turut memberikan imbauan agar seluruh peserta mengikuti musyawarah dengan baik, saling menghargai pendapat, serta memberikan saran yang membangun dalam menentukan penerima BLT-DD dan sasaran program ketahanan pangan desa.
Dari hasil musyawarah, ditetapkan sebanyak 15 warga Desa Lau Sireme sebagai penerima BLT-DD Tahun Anggaran 2025, dengan kriteria masyarakat sangat miskin, warga dengan penyakit menahun, dan keluarga tunggal. Selain itu, musyawarah juga menyepakati program ketahanan pangan tematik desa, yaitu usaha peternakan babi, yang akan didanai minimal 20% dari alokasi Dana Desa Tahun 2025.
Baca Juga: MIN 1 Dairi Laksanakan Gotong Royong Sambut Bulan Suci Ramadhan
Sebagai tindak lanjut, dibentuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang bertanggung jawab dalam menjalankan program ketahanan pangan tematik. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi desa, di mana keuntungan dari usaha peternakan akan menjadi Pendapatan Asli Desa (PAD) dan digunakan untuk pembangunan desa di masa mendatang.
Danramil 04/Tigalingga, Kapten Arm L. Situmorang, menyampaikan apresiasinya terhadap jalannya musyawarah yang berlangsung dengan tertib dan demokratis. Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program desa, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan di wilayah Lau Sireme. (***)






