MTsN Serdang Bedagai sukses menggelar acara Gelar Karya P5RA untuk siswa kelas VII dan VIII dengan tema Kewirausahaan, Akhlak Number One (KAWAN) dan menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan bakat mereka dalam berwirausaha. Acara digelar di halaman madrasah, selasa, (25/2).
Acara dibuka secara resmi oleh Kepal MTsN Sergai Nurleli, M.Pd didampingi WKM Bidang Akademik Tukidi, S.Pd, WKM Kesiswaan Ir. H. Ishak Janggawirana dan WKM Humas Khoiriyah, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada pihak madrasah yang telah memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada siswa melalui pameran kewirausahaan ini.
“Karakter yang tertanam melalui kegiatan ini, seperti kerjasama, inovasi, dan kompetisi sehat, akan menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi masa depan. Kami juga mengapresiasi sinergi antara siswa, guru, dan orang tua dalam mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut Nurleli menyampaikan pentingnya menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini kepada siswa. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa dalam proses belajar membuat pamflet hingga pemasaran produk, tetapi juga menanamkan nilai kerjasama. “Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat memiliki karakter kewirausahaan yang kuat dan kelak menjadi individu yang andal dalam dunia UMKM,” ujarnya.
Siswa kelas VII dan VIII dengan penuh semangat memamerkan aneka produk yang mereka jual, mulai dari makanan ringan hingga minuman segar. Setiap kelompok bekerja keras mempersiapkan produk mereka, dari perencanaan hingga proses pemasaran. Selain itu, kreativitas dalam menghias stan dan membuat pamflet juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Cahaya Dewi siswa kelas 8C, mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut serta dalam kegiatan ini. “Saya belajar bagaimana bekerja sama dengan teman-teman dan memahami cara mempromosikan produk. Awalnya sulit, tapi akhirnya seru dan menyenangkan,” katanya dengan antusias.
Kegiatan ini menjadi pengalaman yang mendidik dan membangun semangat siswa untuk terus berinovasi. Dukungan penuh dari para guru dan orang tua menciptakan suasana yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat.(***)






