matabangsa.com – Medan | Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Sumut menetapkan strategi penambahan modal sebagai langkah besar untuk menaikkan level Bank Sumut ke Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) II.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang memimpin rapat menegaskan bahwa seluruh pemegang saham mendukung program peningkatan modal tersebut.
Untuk mencapai KBMI II, Bank Sumut harus memiliki modal inti lebih dari Rp6 triliun sehingga penambahan modal menjadi fokus utama.
Bobby menyampaikan bahwa kondisi keuangan beberapa daerah belum memungkinkan untuk melakukan penyertaan modal tunai dalam waktu dekat.
Sebagai solusi, pemegang saham dapat memberikan penyertaan modal dalam bentuk aset yang akan dinilai oleh OJK dan Bank Sumut sesuai standar regulasi.
Usulan penyertaan modal melalui aset disetujui seluruh peserta RUPS LB dan dinilai menjadi langkah realistis untuk percepatan peningkatan modal.
Bobby menargetkan peningkatan modal dapat tercapai paling lambat tahun depan, namun ia berharap proses dapat dilakukan secepat mungkin.
Ia optimis penambahan modal akan memperkuat daya saing Bank Sumut serta memperluas peluang ekspansi layanan teknologi dan jaringan pembiayaan.
RUPS LB turut dihadiri para kepala daerah pemegang saham Bank Sumut yang menyatakan komitmen bersama untuk mendukung peningkatan modal.(***)
Tags: #PenambahanModal, #KBMII, #BankSumut, #PenyertaanAset, #BobbyNasution, #EkspansiPerbankan, #OJK, #InvestasiDaerah, #PertumbuhanEkonomi,
Foto Caption: Peserta RUPS LB menyepakati penyertaan modal berupa aset sebagai strategi percepatan peningkatan modal Bank Sumut di Kantor Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (24/11/2025).






