Barang Modal Melonjak 19 Persen, Bahan Baku Turun: Struktur Impor Banten Bergeser

Banten, Ekonomi, Nasional58 Dilihat

matabangsa.com – Banten | Struktur impor Banten sepanjang Januari–Oktober 2025 mengalami perubahan signifikan. Data BPS Banten mencatat barang modal menjadi kategori dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 19,32 persen.

Nilai impor barang modal mencapai US$8,90 miliar, menunjukkan meningkatnya aktivitas investasi dan modernisasi industri di provinsi tersebut.

Di sisi lain, impor bahan baku atau penolong justru turun 5,18 persen menjadi US$20,89 miliar. Penurunan ini dinilai terjadi karena efisiensi produksi dan diversifikasi pasokan dalam negeri.

Barang konsumsi mencatat kenaikan 5,39 persen menjadi US$2,36 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan menguatnya permintaan masyarakat terhadap produk impor.

Total impor Banten mencapai US$32,16 miliar atau meningkat 1,33 persen secara tahunan. Peningkatan ini bersumber dari lonjakan barang modal dan mesin industri.

Impor nonmigas juga naik tipis menjadi US$27,12 miliar, meski impor Oktober 2025 turun 4,62 persen.

Mesin dan pesawat mekanik menjadi komoditas yang mengalami peningkatan impor terbesar. Sementara bahan kimia organik mengalami penurunan paling dalam.

Tiongkok menjadi negara pemasok terbesar, disusul Singapura dan Australia. Ketiga negara tersebut memasok lebih dari 40 persen kebutuhan impor Banten.

Pergeseran struktur impor ini dianggap sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan industri jangka panjang di Banten.(***)

Tags: #BarangModal, #ImporBanten, #BahanBaku, #DataBPS, #EkonomiIndustri #Nonmigas #Perdagangan2025 #InvestasiBanten #BeritaEkonomi
Caption Foto: Aktivitas bongkar muat barang modal di pelabuhan yang meningkat tajam sepanjang 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *