BAZNAS Dairi Salurkan Santunan Ramadan, Kakan Kemenag Tekankan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan

Agama33 Dilihat

matabangsa.com – Dairi : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabypaten Dairi H. Riswan Gaja, S.Ag,MM hadiri program “Ramadan Berkah” dengan menyalurkan santunan kepada fakir miskin dan anak yatim/piatu yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Dairi, di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Dairi Jumat (28/03/2025).

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Ketua Baznas Dairi Hartono Maha, S.Pd.I, , Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Dairi, Mewakili Forkopimda, Saeful, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Dairi.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Dairi menegaskan peran zakat sebagai instrumen penting dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat. “Zakat bukan sekadar kewajiban individu, melainkan mekanisme sosial yang dapat mengurangi kesenjangan ekonomi,” ujar Riswan Gaja.
 
Riswan Gaja menambahkan, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, zakat memiliki kekuatan transformatif untuk mengangkat harkat hidup mustahik (penerima zakat). “Melalui program seperti ini, kita wujudkan nilai-nilai keadilan sosial yang sejalan dengan semangat agama,” jelasnya.
 
 
Kakan Kemenag juga mengapresiasi sinergi antara BAZNAS Dairi dengan pemerintah daerah dalam penyaluran zakat yang tepat sasaran. “Kolaborasi seperti ini perlu terus dikembangkan, terutama dalam pendataan mustahik agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegas Riswan.
 
 
Wakil Bupati Dairi Wahyu Sagala dalam arahannya menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Dairi yang terus mendukung upaya kita dalam memberikan santunan kepada fakir miskin dan anak yatim/piatu.Selain mendatangkan keberkahan, menyayangi dan menyantuni anak yatim juga mendatangkan pertolongan Tuhan yang maha kuasa.
 
 
Selanjutnya Wakil Bupati menegaskan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan menjadi visi pembangunan Pemkab Dairi untuk tahun 2025-2030.
 
 
Pembangunan yang berkeadilan salah satu fenomenanya adalah pembagian bantuan yang tidak tepat, ada yang mengambil bukan haknya disaat ada orang yang sangat memerlukan. Oleh karena itu hal ini menjadi perhatian kita bersama seluruh jajaran, “Tutur Wakil Bupati mengakhiri arahannya” (lm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *