Bupati Asahan Buka Sosialisasi Implementasi DTSEN untuk Program Bantuan dan Kesejahteraan Sosial Tahun 2025

Asahan30 Dilihat

Bupati Asahan Buka Sosialisasi Implementasi DTSEN untuk Program Bantuan dan Kesejahteraan Sosial Tahun 2025

Matabangsa.com – Asahan : Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Sosial menggelar kegiatan Sosialisasi Implementasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk Bantuan Sosial, Pemberdayaan Sosial, dan Program Kesejahteraan Sosial Tahun Anggaran 2025, Kamis (06/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Antariksa Kisaran dan dibuka langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Asahan, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kadis Sosial Kabupaten Asahan Asrul Wahid SE MSi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman semua pihak tentang pentingnya data tunggal dalam penyaluran program sosial, mendorong kolaborasi antarinstansi dalam pemanfaatan data, serta memastikan akurasi dan keberlanjutan pembaruan data sosial ekonomi. “Peserta sosialisasi ini berjumlah 560 orang yang terdiri dari OPD terkait dengan program kesejahteraan sosial, Camat, Kepala Desa/Lurah, Operator SIKS-NG Desa/Kelurahan, Pendamping Sosial PKH, serta TKSK se-Kabupaten Asahan,” jelas Asrul.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi dalam pidatonya menyampaikan bahwa DTSEN merupakan inovasi besar Pemerintah dalam mewujudkan sistem data terpadu untuk mendukung kebijakan sosial yang lebih efektif dan tepat sasaran. “Hari ini kita berbicara tentang sebuah inovasi besar yang sedang dijalankan oleh Pemerintah, yaitu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. DTSEN adalah sistem basis data yang memuat kondisi sosial ekonomi seluruh penduduk Indonesia,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa selama ini penyaluran bantuan sosial kerap menghadapi masalah ketidaktepatan sasaran. Dengan hadirnya DTSEN, Pemerintah dapat mengintegrasikan berbagai sumber data lintas kementerian dan lembaga, sehingga penyaluran bantuan menjadi lebih transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan.

“DTSEN dibangun berdasarkan data yang terintegrasi dari berbagai sumber, termasuk data kependudukan. Dengan data yang valid, Pemerintah dapat mengidentifikasi dan memprioritaskan mereka yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Bupati juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pembaruan data melalui mekanisme musyawarah desa atau kelurahan. “Keberhasilan DTSEN tidak hanya tergantung pada Pemerintah, tetapi juga pada peran aktif kita semua. Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar tujuan program ini dapat tercapai dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *