Bupati Sergai Soekirman Tinjau Lokasi Lahan Untuk Pemakaman Korban Covid-19

Matabangsa16 Dilihat

Matabangsa-Sei Bambann: Bupati Sergai Ir H Soekirman melakukan peninjauan ke lokasi lahan yang direncanakan untuk pemakaman warga yang meninggal karena kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Peninjauan Bupati Soekirman didampingi Dandim 0204/DS Letkol Kav. Syamsul Arifin, SE, MTr (Han), Asisten Ekbangsos Ir. H. Kaharuddin, MM,

Kakan Kesbangpol Drs. Purba Siregar dan pihak mewakili Camat Sei Bamban Desa Rampah Estate, Kecamatan Sei Bamban, Kamis, 16 April 2020.

Bupati Sergai Ir H Soekirman mengatakan tindakan ini merupakan proteksi dini menghadapi permasalahan sosial yang mungkin muncul dari proses penanganan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menjadi salah satu perhatian Pemkab Sergai.

Soekirman berusaha menghindari masalah atau gejolak sosial terkait proses pemakaman jika ada warga kita yang berstatus ODP, PDP atau positif Covid dengan menyediakan lahan khusus di Rampah Estate.

Menurutnya, pihaknya sangat-sangat berharap lahan ini tidak akan digunakan sampai pandemi berakhir dan status Kabupaten Sergai yang sampai sekarang masih nihil kasus positif Corona dapat bertahan hingga seterusnya.

Dia mengatakan, lahan di Desa Rampah Estate yang ditujukan sebagai lokasi pemakaman ini seluas sekitar 800 m2. Lahan ini sendiri disediakan oleh pihak perkebunan swasta PP Lonsum dan lokasinya strategis karena mudah diakses dan cukup jauh dari area pemukiman warga.

Lanjut Soekirman, semisalnya kita harus menghadapi kondisi terburuk di mana ada warga kita yang diduga jadi korban Covid-19, lahan ini bisa dijadikan lokasi makam yang dilaksanakan sesuai dengan standar prosedur yang sudah ditetapkan.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai akan terus berusaha memenuhi kebutuhan ideal Alat Pelindung Diri (APD) bagi seluruh tenaga medis terutama yang terlibat langsung dalam pencegahan dan penanganan pandemi, ujarnya

Ketersediaan APD harus terjamin mulai dari baju hazmat yang sesuai standar, handskun atau sarung tangan medis, masker N95, face shield dan alat pelindung lain mesti memadai baik dari segi kualitas dan jumlah agar para petugas medis kita dapat bekerja secara maksimal dan tentunya dengan rasa aman, katanya.

Soekirman mengatakan di Kabupaten Sergai sendiri tersedia 4 rumah sakit yang siaga melakukan penanganan pandemi yaitu RSUD Sultan Sulaiman di Sei Rampah, RS Pabatu di Kecamatan Tebing Tinggi serta RS Melati dan RS Trianda yang ada di Kecamatan Perbaungan.

“Keempat rumah sakit tersebut sudah saya tinjau secara langsung dan keempatnya sudah memiliki ruang isolasi untuk penanganan walau sarana fasilitasnya masih akan terus ditingkatkan,” ujarnya.(dave/Mcsergai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *