matabangsa.com – Medan – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Koramil 0201-02/MT, Serda JP Manurung dan Serda H Hutabarat, bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemantauan asmara subuh di wilayah Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 2 Maret 2025, mulai pukul 05.00 WIB hingga selesai, dengan fokus pengawasan di sekitar Jembatan Aloha, Labuhan Deli.
Pemantauan asmara subuh ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tawuran remaja dan aktivitas geng motor yang kerap muncul pada waktu subuh. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah Medan Marelan, khususnya setelah meningkatnya kekhawatiran masyarakat atas aksi-aksi remaja yang meresahkan.
Baca Juga: Tol Air di Sleman, Ini Nyata, Lebih Tinggi dari Jalan dan Sawah
Babinsa Serda JP Manurung mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI bersama unsur pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi warga. “Kami bersama tiga pilar hadir untuk memastikan tidak ada aksi tawuran atau aktivitas geng motor yang dapat mengganggu kenyamanan warga saat subuh. Ini komitmen kami menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, turut hadir berbagai unsur pendukung, di antaranya Asisten Umum Kota Medan, Kominfo Kota Medan, Danramil 0201-10/MM, jajaran Camat dan Lurah Medan Utara, Kodim 0201/Medan, Polsek Medan Labuhan, Marinir, Subdenpom, jajaran Kepling Medan Utara, Dishub, Satpol PP, Puskesmas, hingga Damkar. Kehadiran seluruh pihak ini menunjukkan kekompakan dalam menjaga keamanan Kota Medan.
Baca Juga: Babinsa Koramil 0201-16/TM Serda Koko Komsos Petani Padi Desa Senembah Tanjung Morawa
Babinsa Serda H Hutabarat juga menambahkan imbauan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar turut berperan aktif dalam mengawasi kegiatan anak-anak remaja mereka. “Kami berharap orang tua bisa lebih peduli dengan aktivitas anak-anaknya, apalagi di waktu subuh. Jangan sampai terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran atau balap liar,” ucapnya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, kondusif, dan tidak ditemukan adanya kerumunan remaja atau aktivitas geng motor yang mencurigakan. Petugas gabungan pun secara rutin memberikan edukasi kepada masyarakat yang melintas agar bersama menjaga keamanan lingkungan, khususnya di waktu-waktu rawan.
Tepat pukul 07.30 WIB, kegiatan pemantauan asmara subuh resmi berakhir. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan. Kegiatan ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai titik rawan di Kota Medan demi menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan bebas dari aksi kriminalitas remaja.(***)






