matabangsa.com – Medan | Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan rekonstruksi setelah jumlah rumah rusak di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh mencapai angka mengkhawatirkan.
BNPB merilis data bahwa total rumah rusak mencapai lebih dari 9.400 unit, terdiri dari rusak berat, sedang, dan ringan.
Wilayah terparah berada di jalur pesisir dan perbukitan yang terdampak longsor serta banjir besar.
Data juga menunjukkan 3,3 juta jiwa terdampak langsung dan ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal.
Pemerintah pusat menugaskan kementerian teknis untuk melakukan penilaian kerusakan lebih mendetail di lapangan.
Proses identifikasi bangunan prioritas mulai dilakukan untuk percepatan pembangunan kembali fasilitas vital.
Selain rumah, tercatat 323 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan sehingga proses belajar mengajar terganggu.
BNPB mengimbau pemerintah daerah menyediakan lokasi belajar sementara agar murid tidak kehilangan hak pendidikan.
Warga berharap proses pemulihan berjalan cepat agar kehidupan sosial dan ekonomi kembali normal.(***)
Tags: #RekonstruksiSumatera, #KerusakanRumah, #BNPBResmi, #UpdateBencana2025, #SumateraBangkit, #FasdikRusak, #BencanaNasional, #PemulihanBencana, #RumahRusak, #IndonesiaRecovery, #TanggapDarurat, #BantuanPemerintah,
Foto: Tampilan data kerusakan rumah dan fasilitas dari dashboard BNPB Sumatera 2025. Sumber: https://gis.bnpb.go.id/BANSORSUMATERA2025/





