Dishub Karo Diduga Mainkan Modus Double Budgeting Gate Parkir Elektronik Berastagi

Sumut106 Dilihat

Matabangsa.com – Berastagi – Kabupaten Karo: Publik Kabupaten Karo kembali dikejutkan dengan temuan serius pada proyek Pengadaan dan Pemasangan Gate Parkir Elektronik di kawasan wisata Berastagi. Setelah sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo menyatakan perbaikan gate yang roboh akan dilakukan oleh pihak ketiga, fakta di lapangan justru menunjukkan hal yang jauh lebih janggal.

Berdasarkan penelusuran Matabangsa.com di Portal LPSE Kabupaten Karo, Dishub kembali melakukan Pengadaan Langsung ulang untuk pekerjaan gate parkir elektronik, meskipun proyek tersebut telah dinyatakan selesai dikerjakan sebelumnya dan bahkan telah roboh sebelum sempat diresmikan.

Fakta ini menimbulkan dugaan kuat bahwa Dishub Karo sedang menjalankan modus Double Budgeting dan pembentukan paket fiktif pasca proyek gagal.

Alih-alih menagih tanggung jawab penyedia lama melalui mekanisme jaminan pemeliharaan dan retensi sebagaimana diatur dalam aturan pengadaan barang/jasa pemerintah, Dishub justru membuka paket baru yang berpotensi menggunakan kembali uang negara untuk menutupi kegagalan kontraktor sebelumnya.

Alih-alih menagih tanggung jawab penyedia lama melalui mekanisme jaminan pemeliharaan dan retensi sebagaimana diatur dalam aturan pengadaan barang/jasa pemerintah, Dishub justru membuka paket baru yang berpotensi menggunakan kembali uang negara untuk menutupi kegagalan kontraktor sebelumnya.

Praktik ini bukan hanya melanggar prinsip akuntabilitas pengadaan, tetapi juga diduga kuat sebagai upaya menghapus jejak kegagalan proyek dan penyelamatan rekanan bermasalah.

Publik mendesak Inspektorat, BPK, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif. Karena proyek publik bukan tempat bermain tipu muslihat, dan uang rakyat bukan alat menutup aib kegagalan.(Husni Ginting)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *