matabangsa.com – Medan: Kinerja sektor riil Provinsi Jambi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Nilai ekspor asal Provinsi Jambi tercatat mencapai 161.333.760 dolar Amerika Serikat, menandakan aktivitas perdagangan luar negeri daerah ini tetap berjalan kuat di tengah dinamika perekonomian global.
Data BPS Jambi, capaian ekspor tersebut mencerminkan daya saing komoditas unggulan Jambi, terutama dari sektor pertanian dan perkebunan. Komoditas berbasis sumber daya alam masih menjadi andalan utama yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan daerah dan pertumbuhan ekonomi regional.
Sektor pertanian tidak hanya berperan sebagai penyumbang ekspor, tetapi juga menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Aktivitas produksi, distribusi, hingga perdagangan hasil pertanian mendorong perputaran ekonomi di berbagai wilayah kabupaten dan pedesaan.
Di sisi lain, nilai impor Provinsi Jambi menurut kelompok komoditas per bulan tercatat sebesar 18.188.745 dolar Amerika Serikat. Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan barang dari luar negeri masih berada dalam batas yang terkendali dan sejalan dengan aktivitas produksi daerah.
Perbandingan antara nilai ekspor dan impor menunjukkan neraca perdagangan daerah yang relatif kuat. Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi stabilitas ekonomi Provinsi Jambi serta memperkuat ketahanan sektor riil di tengah tekanan ekonomi eksternal.
Kesejahteraan pelaku sektor pertanian juga tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai 172,67. Angka tersebut menandakan bahwa pendapatan petani secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan pengeluaran untuk konsumsi dan biaya produksi.
Selain NTP, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi tercatat sebesar 177,84. Capaian ini menunjukkan bahwa usaha pertanian masih memberikan margin keuntungan yang baik dan layak untuk terus dikembangkan sebagai sektor strategis daerah.
Tingginya NTP dan NTUP mencerminkan daya tahan sektor pertanian Jambi terhadap fluktuasi harga dan biaya produksi. Hal ini sekaligus menjadi indikator bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung petani dan pelaku usaha pertanian mulai menunjukkan hasil yang positif.
Dengan luas wilayah mencapai 49.026,58 kilometer persegi, Provinsi Jambi memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Pemanfaatan potensi lahan secara optimal menjadi kunci untuk meningkatkan produksi dan nilai tambah komoditas unggulan.
Pemerintah daerah terus mendorong penguatan hilirisasi dan diversifikasi produk pertanian. Upaya ini diarahkan agar komoditas tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki daya saing tinggi di pasar.
Penguatan sektor riil dan perdagangan juga berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengurangan kemiskinan. Dengan sektor pertanian dan perdagangan yang semakin kuat, peluang kerja bagi masyarakat pedesaan diharapkan terus meningkat.
Secara keseluruhan, kinerja ekspor, impor, serta indikator nilai tukar pertanian menunjukkan bahwa sektor riil Provinsi Jambi berada pada jalur yang solid. Dengan penguatan kebijakan perdagangan, pertanian, dan industri pengolahan, perekonomian Jambi diyakini semakin berdaya saing dan berkelanjutan.(***)
Tags: ekspor Jambi, sektor pertanian Jambi, NTP Jambi, perdagangan luar negeri, ekonomi Jambi
Foto Caption: Aktivitas distribusi dan perdagangan komoditas unggulan Provinsi Jambi yang menopang kinerja ekspor dan sektor riil daerah.






