Empat Pelaku Penyerangan Petugas dalam Eksekusi Bangunan di Desa Sampali Ditangkap

Kriminal19 Dilihat

matabangsa.com – Medan: Eksekusi bangunan yang berlokasi di lahan Eks PTPN, Jalan H Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, beberapa waktu lalu berujung ricuh dan mengakibatkan sejumlah petugas terluka akibat diserang oleh sekelompok orang.

Dalam upaya penegakan hukum, Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil menangkap empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Keempat pelaku berinisial S (45), WFS (41), SB (46), dan MHS (23).

Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Madya Yustadi, mengungkapkan bahwa keempat pelaku terbukti melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang mengamankan jalannya eksekusi bangunan di Desa Sampali. “Keempat pelaku yang diamankan itu melakukan penyerangan dengan melempari petugas dengan batu dan botol,” katanya, Senin (22/7) malam.

Menurut AKP Madya Yustadi, keempat pelaku saat ini telah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa batu dan beberapa botol yang digunakan para pelaku untuk menyerang petugas.

Terkait dengan adanya dugaan pembakaran mobil pemadam kebakaran oleh para pelaku, AKP Madya Yustadi menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku pembakaran tersebut.

“Atas perbuatannya, keempat pelaku yang melakukan penyerangan terhadap para petugas itu terancam hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya.

Peristiwa penyerangan ini bermula saat petugas dari Polrestabes Medan dan beberapa instansi terkait melakukan eksekusi bangunan yang berdiri di atas lahan Eks PTPN. Eksekusi ini mendapat perlawanan dari sejumlah warga yang merasa keberatan dengan tindakan tersebut.

Petugas yang berada di lokasi eksekusi mendapatkan serangan secara tiba-tiba dari sekelompok orang yang melempari mereka dengan batu dan botol. Beberapa petugas mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kondisi di lokasi sempat kacau balau, namun berkat kesigapan petugas, situasi berhasil dikendalikan dan beberapa pelaku berhasil diamankan. Keempat pelaku yang tertangkap tersebut kemudian dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Masyarakat di sekitar lokasi eksekusi berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan semua pihak dapat menyelesaikan permasalahan dengan cara yang lebih baik dan damai. Mereka juga meminta pihak berwenang untuk lebih tegas dalam menangani tindakan anarkis seperti ini.

Polisi terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan selalu menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Kami akan terus melakukan penyelidikan dan penegakan hukum secara tegas terhadap siapa saja yang terbukti melanggar hukum,” tutup AKP Madya Yustadi.(res)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *