Hembuskan Isu Murahan Soal Narkoba dan Lodes, Kalapas Tanjung Gusta Tegaskan: Tuduhan Tanpa Bukti

Blog11 Dilihat

matabangsa.com-Medan: Menyikapi pemberitaan yang beredar luas di media sosial terkait dugaan adanya warga binaan mengendalikan peredaran narkoba dan praktik penipuan (lodes), serta isu keterlibatan oknum petugas di dalam Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas 1 Medan Fonika Afandi A.Md.IP.,S.H., menyampaikan bantahan tegas sekaligus klarifikasi resmi kepada awak media Kamis Siang, 02-04-2026

 

Kalapas Kelas 1 Medan menilai informasi yang beredar tersebut tidak akurat dan berpotensi menyesatkan publik.

 

Ia menegaskan bahwa pihak Lapas tidak pernah melakukan pembiaran terhadap aktivitas ilegal sebagaimana yang ditudingkan.

 

“Seluruh tudingan yang menyebut adanya keterlibatan warga binaan dalam peredaran narkoba maupun penipuan masih bersifat dugaan sepihak dan tidak didukung oleh hasil pemeriksaan resmi aparat penegak hukum,” tegasnya dalam pernyataan resmi.

 

Terkait pemindahan dua warga binaan berinisial RN dan RHT, Kalapas Kelas 1 Medan menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengamanan dan penertiban internal yang rutin dilakukan di lingkungan pemasyarakatan.

 

“Pemindahan kamar hunian adalah hal yang lazim dalam manajemen pemasyarakatan. Ini dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan, ketertiban, serta kebutuhan pembinaan.

 

Tidak ada kaitannya dengan upaya menutup-nutupi atau meredam isu tertentu,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil telah melalui standar operasional prosedur (SOP) dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara administratif maupun hukum.

 

Kalapas Kelas 1 Medan juga menegaskan keterbukaan pihaknya terhadap pengawasan serta koordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

 

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah dalam setiap penyampaian informasi kepada publik.

 

Menanggapi isu dugaan adanya tekanan terhadap media, Kalapas memastikan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan intervensi terhadap kerja jurnalistik.

 

“Kami tidak anti kritik dan selalu menjunjung serta menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.

 

Tidak ada upaya tekanan atau intimidasi terhadap media. Justru kami berharap media dapat menyajikan informasi yang berimbang, terverifikasi, dan tidak tendensius,” ujarnya.

 

Di akhir pernyataannya, Kalapas Kelas I Tanjung Gusta Medan mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusifitas serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tak terkonfirmasi.

 

Hak jawab ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi resmi sekaligus komitmen Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas lembaga pemasyarakatan.

 

Dalam keterangannya di tempat yang sama, Ka. KPLP Rinaldo Tarigan juga menyampaikan, kami memastikan bahwa kondisi di dalam Lapas Kelas I Medan tetap aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya peredaran narkoba maupun aktivitas ilegal lainnya, sebagaimana yang dituduhkan.

 

Kami secara konsisten melaksanakan razia, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan deteksi dini sebagai langkah preventif dan represif, Tutupnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *