matabangsa.com – Medan: Kualitas demokrasi di Provinsi Jambi menunjukkan capaian yang menggembirakan. Hal ini tercermin dari Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Jambi yang berada pada angka 82,27. Capaian tersebut menempatkan Jambi dalam kategori demokrasi yang baik dan stabil.
Data BPS Jambi, IDI menjadi indikator penting dalam mengukur pelaksanaan demokrasi di tingkat daerah, mencakup aspek kebebasan sipil, hak-hak politik, serta kinerja lembaga demokrasi. Nilai IDI yang tinggi mencerminkan iklim politik yang kondusif dan partisipasi masyarakat yang relatif baik.
Stabilitas demokrasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Iklim demokrasi yang sehat menciptakan kepastian kebijakan, memperkuat kepercayaan publik, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
Selain demokrasi, sektor pariwisata juga menjadi indikator penting dalam menilai daya saing daerah. Di Provinsi Jambi, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang tercatat sebesar 51,72 persen. Angka ini menunjukkan aktivitas pariwisata dan perjalanan yang cukup aktif.
TPK hotel berbintang menjadi cerminan tingkat kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Capaian tersebut mengindikasikan bahwa sektor pariwisata Jambi mulai kembali bergerak dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Pariwisata memiliki efek berganda terhadap ekonomi lokal. Peningkatan hunian hotel berdampak langsung pada sektor jasa lainnya, seperti transportasi, kuliner, perdagangan, serta usaha mikro dan kecil yang melayani kebutuhan wisatawan.
Dengan luas wilayah mencapai 49.026,58 kilometer persegi, Provinsi Jambi memiliki potensi wisata alam dan budaya yang sangat besar. Keanekaragaman bentang alam, kawasan konservasi, serta kekayaan budaya menjadi modal utama pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan destinasi wisata unggulan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta promosi pariwisata. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Jambi sebagai tujuan wisata di tingkat regional maupun nasional.
Penguatan sektor pariwisata juga sejalan dengan upaya penciptaan lapangan kerja. Sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, khususnya di bidang jasa, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara stabilitas demokrasi dan pengembangan pariwisata menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Iklim politik yang kondusif memberikan rasa aman bagi wisatawan dan pelaku usaha untuk berinvestasi dan beraktivitas di Provinsi Jambi.
Peningkatan daya saing daerah melalui demokrasi dan pariwisata juga berdampak pada pembangunan ekonomi yang lebih inklusif. Dengan keterlibatan masyarakat yang luas, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara lebih merata.
Secara keseluruhan, capaian IDI dan kinerja sektor pariwisata menunjukkan bahwa Provinsi Jambi berada pada jalur pembangunan yang positif. Dengan penguatan tata kelola demokrasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, Jambi diyakini mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(***)
Tags: demokrasi Jambi, IDI Jambi, pariwisata Jambi, TPK hotel Jambi, daya saing daerah
Foto Caption: Aktivitas pariwisata dan kehidupan demokrasi masyarakat Provinsi Jambi yang mencerminkan daya saing dan stabilitas pembangunan daerah.






