Ini Langkah Nyata Dispendikpora Tulungagung Dalam Mendukung Program Penanganan Kemiskinan

Matabangsa17 Dilihat

Matabangsa.comTulungagung: Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung Rahadi Puspita Bintara, S.E., M.Si., melalui Sekretaris Dinas Syaifudin Juhri, S.H., M.M., Sabtu (19/3/22) melalui sambungan selluler kepada Matabangsa.com, menyampaikan akan melakukan percepatan pemberian insentif kepada 2.800 guru dan pegawai tidak tetap yang tersebar di lembaga pedidikan lingkup Dispendikpora Tulungagung.

“Sebagai upaya mendukung program penanganan kemiskinan, kami akan mempercepat pencairan isentif bagi 2.800 GTT dan PTT,” terang Udin, sekertaris Dispendikpora.

Selain itu Dispendikpora juga akan memberikan bantuan kepada anak berprestasi yang orang tuanya terdampak Covid-19 serta program unggulan Kabupaten Tulungagung sekolah gratis berupa Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung merupakan bagian dari 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memilki tanggung jawab dalam melaksanakan program pengentasan kemiskinan.

Udin menjelaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan percepatan pencairan isentif bagi GTT/PTT dan program bea siswa. Sedangkan untuk program sekolah gratis, masih menunggu setelah selesai PPDB/Penerimaan Peserta Didik Baru.

“Kita akan mengejar agar segera terealisasi program tersebut sehingga bisa langsung dinikmati oleh masyarakat penerima manfaat,” terang Udin.

“Total penerima insentif bagi GTT/PTT setiap bulannya bisa dicairkan 400 ribu rupiah,” tambahnya.

Dengan keterbatasan anggaran, pihak Dispendikpora belum maksimal dalam memberikan isentif kepada GTT/PTT. Apalagi saat ini pandemi masih melanda.

Namun demikian, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan para Kepala Sekolah baik lembaga Pendidikan Anak Usia Dini atau Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, maupun Sekolah Menengah Pertama agar memperhatikan GTT/PTT tersebut.

“Benar kita sudah lakukan koordinasi dan memberikan himbauan agar GTT yang belum mendapatkan dari APBD agar bisa dianggarkan melalui dana BOS yang ada di masing-masing lembaga tersebut,” jelas Udin.

Dinas Pendidikan menargetkan dari keseluruhan total lima ribu lebih GTT/PTT yang ada tetap akan diusulkan kepada Pemkab Tulungagung agar kuotanya bisa ditambah, sehingga untuk pencairan isentif mendapatkan hak yang sama.(c-git)

X x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *