JAM DATUN Gandeng PT SMI: Kompak Jaga Hukum, Kawal GCG di Dunia Bisnis

Nasional37 Dilihat

Isii Konten

  • JAM DATUN Gandeng PT SMI: Kompak Jaga Hukum, Kawal GCG di Dunia Bisnis
  • Kolaborasi apik antara dunia hukum dan keuangan kembali tercipta
  • dunia bisnis dan hukum bisa berjalan beriringan
  • JAM DATUN juga ambil bagian dalam sesi diskusi bertajuk “Good Corporate Governance” atau GCG
  • jajaran manajemen PT SMI serta pejabat dari lingkungan JAM DATUN

Jakarta, 9 Juli 2025 — Kolaborasi apik antara dunia hukum dan keuangan kembali tercipta. Kali ini giliran Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM DATUN) R. Narendra Jatna yang turun langsung menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), BUMN yang dikenal aktif di bidang pembiayaan pembangunan nasional.

Acara yang berlangsung di Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta Pusat ini bukan sekadar seremoni. Tapi lebih dari itu, menjadi penegasan bahwa dunia bisnis dan hukum bisa berjalan beriringan — demi menjaga kepatuhan, mencegah risiko, dan tentu saja, melindungi kepentingan negara.

Kerja sama ini mencakup banyak hal penting. Mulai dari bantuan hukum, pertimbangan hukum, pemulihan aset negara, peningkatan kapasitas SDM, hingga bentuk sinergi lainnya dalam rangka mitigasi risiko hukum. Intinya, Kejaksaan hadir bukan hanya ketika ada masalah, tapi juga untuk mencegah masalah muncul sejak awal.

Yang menarik, JAM DATUN juga ambil bagian dalam sesi diskusi bertajuk “Good Corporate Governance” atau GCG. Dalam sharing session tersebut, R. Narendra Jatna mengupas pentingnya penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, seperti transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan. Ia juga mengingatkan soal Business Judgment Rule, sebuah prinsip penting yang seharusnya jadi pegangan direksi dalam mengambil keputusan bisnis.

“Setiap langkah bisnis harus didasari niat baik, kehati-hatian, dan tentu sesuai aturan main yang berlaku. Jangan asal tanda tangan kontrak — apalagi kalau belum dicek aspek hukumnya,” ujar JAM DATUN sambil tersenyum, namun tetap serius menyampaikan pesan pentingnya tata kelola.

Direksi PT SMI pun menyambut baik kerja sama ini. Mereka mengapresiasi peran Kejaksaan yang semakin terbuka untuk menjadi mitra strategis, bukan cuma sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai pelindung kepentingan negara yang proaktif. Apalagi di dunia investasi dan infrastruktur, persoalan hukum bisa muncul dari banyak arah — dan pencegahan jelas lebih baik daripada penanganan.

Acara yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT SMI serta pejabat dari lingkungan JAM DATUN. Sinergi ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi sehat antara pemerintah dan korporasi. Harapannya, tentu saja agar proyek-proyek pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan hukum di kemudian hari.

Dengan langkah ini, Kejaksaan Agung melalui JAM DATUN kembali menegaskan posisi strategisnya: bukan cuma aparat hukum yang turun kalau ada masalah, tapi juga mitra legal yang hadir di garis depan untuk mengawal agar bisnis dan pembangunan nasional tetap berjalan di jalur yang bersih dan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *