JAM PIDUM Gandeng Universitas Padjadjaran Hadirkan Program Magister Hukum Berbasis Proyek Aplikatif

Nasional86 Dilihat

matabangsa.com – JAKARTA | Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk meluncurkan Program Magister Ilmu Hukum Berbasis Proyek Klaster Bidang Hukum Pidana. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Aula Gedung JAM PIDUM Kejaksaan Agung, Selasa (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Jampidum Prof. Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum. menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan langkah konkret membangun sinergi antara lembaga penegak hukum dan dunia akademik. “Sinergi ini akan memperkaya praktik penegakan hukum dengan basis akademik yang kokoh,” ujarnya.

Menurutnya, Kejaksaan RI melalui bidang Tindak Pidana Umum memiliki tanggung jawab besar untuk menegakkan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sementara Unpad dinilai memiliki kapasitas riset dan inovasi hukum yang kuat.

Program magister tersebut dirancang dengan pendekatan project-based learning, yang memungkinkan mahasiswa, khususnya para jaksa, belajar dari pengalaman nyata penyusunan dan analisis kasus hukum pidana. Dengan begitu, teori hukum akan semakin dekat dengan realitas sosial dan praktik peradilan.

“Program ini menjadi jembatan antara keilmuan dan praktik penegakan hukum. Ini bentuk nyata peningkatan berkelanjutan bagi aparatur penegak hukum,” kata Prof. Asep.

Kerja sama ini memiliki empat tujuan strategis, yakni meningkatkan kapasitas SDM Kejaksaan melalui pendidikan formal, memperkuat kolaborasi riset hukum pidana, mendorong kurikulum hukum yang adaptif, serta membangun ekosistem hukum berbasis riset kebijakan.

Jampidum berharap, hasil dari program ini tidak hanya melahirkan lulusan magister, tetapi juga menghasilkan policy brief dan rekomendasi pembaruan hukum yang dapat langsung diterapkan oleh Kejaksaan dan lembaga lain dalam sistem peradilan.

“Jaksa kini menghadapi tantangan besar, mulai dari kejahatan siber, lintas negara, hingga tuntutan transparansi. Karena itu, peningkatan kompetensi berbasis akademik sangat penting,” tegasnya.

Penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Hendro Dewanto, Jaksa Agung Muda Pengawasan Dr. Rudi Margono, dan civitas akademika Unpad. Kegiatan ditutup dengan harapan agar program ini menjadi model kolaborasi pendidikan hukum nasional.

Tags:
#JAMPIDUM, #UniversitasPadjadjaran, #KejaksaanAgung, #AsepNMulyana, #MagisterIlmuHukum, #ReformasiHukum, #PenegakanHukum,#KolaborasiAkademik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *