Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar, Dr. H. Al Ahyu, M.A didampingi Kasi Pakis Kota Pematangsiantar Drs. Aguslan,M.Pd, secara resmi membuka acara Penguatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Pematangsiantar. Acara yang berlangsung di aula Kementerian Agama Kota Pematangsiantar ini dihadiri oleh para guru PAI dari berbagai jenjang pendidikan.
Sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, hadir langsung Dr. H. Muksin Batubara, M.Pd, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Provinsi Sumatera Utara. Dalam paparannya yang disampaikan dengan menggunakan slide presentasi, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru PAI dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. “Guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa. Oleh karena itu, kompetensi mereka harus terus ditingkatkan agar mampu mendidik siswa dengan pendekatan yang lebih relevan dan inovatif,” ujarnya.
Baca Juga: Gelar Raker Penyusunan Program Kerja Prioritas, Kakankemenag Asahan Tegaskan Peningkatan Kualitas
Dalam sambutannya, Al Ahyu menyampaikan, “Program Penguatan PPG ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru PAI, sehingga mampu mencetak generasi yang berakhlakul karimah dan berdaya saing tinggi. Kami berharap para guru dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh serta mengaplikasikan ilmunya di sekolah masing-masing.”
Beliau juga mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam mendukung pengembangan pendidikan agama Islam di Kota Pematangsiantar serta mendoakan semua peserta yang ikut program ini lulus 100 persen. Menurutnya, pendidikan agama tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman peserta didik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: Gelar Raker Penyusunan Program Kerja Prioritas, Kakankemenag Asahan Tegaskan Peningkatan Kualitas
Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran dan tanggung jawab guru PAI dalam membangun karakter peserta didik. Selain itu, para peserta juga mendapatkan materi terkait metodologi pengajaran, kurikulum terbaru, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam pendidikan.
Pelatihan ini dirancang untuk memastikan bahwa guru-guru PAI memiliki keterampilan yang memadai dalam mengajar dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika pendidikan yang terus berkembang.
Diharapkan melalui kegiatan ini, guru-guru PAI di Kota Pematangsiantar dapat terus meningkatkan kompetensinya dan mampu menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan Islam. Acara yang berlangsung dengan penuh antusias ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana para peserta berkesempatan untuk menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka dalam mengajar. Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas pendidikan agama Islam di Kota Pematangsiantar semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik di masa depan.(***)






