Kakankemenag Pematangsiantar Pimpin Baiat dan Simbolisasi Pelantikan Dewan Hakim MTQ 57 Tingkat Kota

Agama40 Dilihat
Matabangsa.com – Pamatangsiantar : Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina, melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2025 di Ruang Data Pemko Pematangsiantar , Rabu 09 April 2025.
 
Pelantikan turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Pematangsiantar, Dr. H. Al Ahyu, M.A. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Al Ahyu memimpin langsung prosesi baiat dewan hakim serta secara simbolik memasangkan baju toga kepada perwakilan dewan hakim yang dilantik.
MTQ ke-57 Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2025 ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis, 10 April 2025 hingga Sabtu, 12 April 2025. Adapun kategori yang akan dilombakan meliputi Tilawah, Tahfidz, Tartil, Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Syahril Qur’an. Seluruh kegiatan akan melibatkan peserta dari 8 kecamatan di Kota Pematangsiantar dan diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan pembinaan generasi Qur’ani di daerah tersebut.
 
Saat ditemui tim humas, Dr. H. Al Ahyu menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan hanya bentuk formalitas semata, melainkan bagian dari penguatan komitmen moral dan spiritual bagi para dewan hakim dalam menjalankan tugas yang sangat strategis.
 
 
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan bentuk amanah yang besar bagi para dewan hakim. Kami berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, objektif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Dr. Al Ahyu menekankan bahwa dewan hakim harus menjadi figur yang tidak hanya memahami aspek teknis penjurian, tetapi juga mampu menjadi panutan dalam akhlak dan keteladanan. “Kredibilitas dewan hakim adalah fondasi dari suksesnya pelaksanaan MTQ. Jika penilaian dilandasi dengan keadilan, insyaAllah MTQ ini akan menjadi berkah dan menghasilkan qari-qariah terbaik yang betul-betul berkompeten dan berakhlak Qur’ani,” tambahnya.
 
Ia juga menyampaikan harapannya agar MTQ tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. “Melalui MTQ, kita ingin menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Semakin banyak yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an, maka insyaAllah masyarakat kita akan semakin damai dan harmonis,” tutupnya.
 
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi awal dari rangkaian kegiatan MTQ ke-57 yang akan segera digelar dalam waktu dekat.
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *