Kasi Bimas Islam Narasumber Siaran Langsung Kanal Komunitas Dai Digital Karo

Agama30 Dilihat
 
matabangsa.com – Kabanjahe : Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Karo Drs.H.Adi Sungkono, MA menjadi narasumber pada acara siaran langsung yang disiarkan melalui kanal Komunitas Dai Digital Karo dengan materi Peran Dan Fungsi Penyuluh Agama Islam Dan Dai dalam Pembinaan Umat, Jumat (14/03).
 
Kasi Bimas Islam mengatakan peran penyuluh dalam pembinaan umat. Jika berbicara penyuluh, maka pandangan kita akan tergambar bahwa mereka adalah sebagai juru penerang bagi yang membutuhkan dalam hidupnya, sebagai petunjuk dan tuntunan.
 

“Oleh karenanya harus disadari para penyuluh, bahwa tugas amanah yang disandang sebagai penyuluh harus dijalankan dengan sebaik-baiknya karena amanah tersebut bukan hanya dilihat dan dirasakan sebaik-baiknya, karena amanah tersebut bukan hanya dilihat dan dirasakan oleh umat Islam tetapi juga dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT, umat Islam sangat mengharapkan bimbingan dan petunjuk-petunjuk pemahaman ajaran Islam,” ungkapnya.

Di bulan Ramadan kali ini Menteri Agama melalui Dirjen Bimas Islam telah menggulirkan program Indonesia khatam Alquran yang akan dilaksanakan di seluruh Indonesia, Khatam Alquran sebanyak 350. kali khatam, dimulai 16-20 Maret 2025, untuk Sumatera Utara mendapat tanggung jawab sebesar 14. 089 khatam, sedangkan Kabupaten Karo sebanyak 346 khatam yang akan dilaksanakan oleh pegawai Kementerian Agama Kabupaten Karo, KUA Kecamatan se-Kabupaten Karo, penyuluh agama Islam, Madrasah negeri dan swasta, pesantren di bawah binaan Kementerian Agama Kementerian Karo.

Baca Juga: 1.999 Jemaah Haji Sumut Belum Lunasi Bipih, Pelunasan Tahap II Dibuka 24 Maret sampai 17 April 2025

Beliau mengajak Penyuluh agama Islam untuk membentuk Khatam berkelompok. Kita harapkan bahwa program ini dapat kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan bisa mendapatkan hasil yang terbaik.

“Ini adalah merupakan program yang sangat luar biasa, kita yang menghidupkan suasana, dan membumikan Alquran di seluruh pelosok yang ada di Kabupaten Karo, karena memang wilayah kita,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *