Kemenag Padangsidimpuan Sukseskan Program “Indonesia Khataman Al-Qur’an”, 558 kali khatam

Agama33 Dilihat

Matabangsa.com – Padangsidimpuan : Indonesia Khataman Al-Qur’an yang digagas oleh Kementerian Agama RI menargetkan sebanyak 6. kali khatam Al-Quran dalam sehari untuk Provinsi Sumatera Utara. Dari 6. kali khatam ini diintervensi Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai pembagian yang telah ditetapkan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumetara Utara. Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan mengintervensi khataman sebanyak 558 kali khatam.

Kegiatan khataman Al-Qur’an ini dalam rangka menyemarakkan dan memperingati Nuzulul Qur’an pada bulan Ramadhan 1446 H. Kepala Kantor Kementerian Agama kota Padangsidimpuan menyampaikan Mari kita jadikan momen ini sebagai refleksi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki akhlak, sehingga keberadaan kita di tempat kerja maupun di masyarakat dapat membawa manfaat dan berkah.

Semoga peringatan Nuzulul Quran ini semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Terima kasih atas perhatiannya, dan mari kita lanjutkan acara ini dengan penuh kekhusyukan ungkap Erwin Kelana.

Baca Juga: Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Tanjungbalai Isi Kajian On Air Bulan Suci Ramadan

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Erwin Kelana Nasution, MA beserta seluruh jajaran ASN turut serta dalam khataman Al-Qur’an yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung mulai Minggu, 16 Maret 2025, pukul 00.01 WIB hingga berakhir pukul 17.00 WIB.
Untuk mencapai target yang telah ditentukan, Kan.Kemang Simalungun mengajak Madrasah dan Pondok Pesantren dengan pembagian sesuai jumlah siswa/i. Setiap kelompok wajib mendaftarkan diri dengan cara : mengunjungi halaman pendaftaran indonesiakhataman.istiqlal.or.id, mendaftarkan peserta kelompok dan memulai khataman Al-Qur’an pada saat pelaksanaan serta mengunggah bukti dukung berupa foto kegiatan khataman.

“Semoga dengan kegiatan positif ini, Bulan Ramadan tahun 1446 H/2025 M lebih bermakna dan dapat meningkatkan iman dan taqwa kita sehingga setelah Ramadhan selesai kita selalu menjadi orang yang mencintai, memahami, dan mau mendalami Al-Qur’an,” tutup Kakan Kemenag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *