Kemenag Pakpak Bharat Gelar Manasik Haji di Taman Wisata Iman Sitinjo

Agama43 Dilihat

matabangsa.com – Pakpak Bharat : Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan kegiatan manasik haji bagi calon jemaah haji tahun 2025. Kegiatan ini digelar pada hari Minggu, 20 April 2025, bertempat di kawasan Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Kabupaten Dairi.

Manasik haji ini dilaksanakan sebagai bentuk pembekalan kepada para calon jemaah haji sebelum mereka menunaikan ibadah di Tanah Suci. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para jemaah mendapatkan pemahaman yang baik mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji agar dapat menjalankannya dengan lancar, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat.
 
 
Jumlah calon jemaah haji dari Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2025 sebanyak empat orang. Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan jemaah lanjut usia (lansia), dua orang adalah jemaah reguler, serta satu orang bertindak sebagai petugas haji yang juga menjabat sebagai ketua kloter.
 
 
Dalam sambutannya, Kasi PHU Kemenag Pakpak Bharat, H. Maslim Halim Maha, M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada para calon jemaah haji yang hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga keseriusan dan fokus selama mengikuti manasik haji, meskipun jumlah peserta tahun ini tidak banyak. “Jumlah boleh sedikit, tapi semangat dan kekompakan harus tetap dijaga, baik selama manasik maupun saat pelaksanaan haji nanti di Mekkah,” ujarnya.
 
 
Sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, Irwan Sidebang, S.Ag., MM., yang juga merupakan Kepala KUA Kecamatan STTU Jehe sekaligus Ketua Kloter Ibadah Haji Tahun 2025, memberikan materi terkait teknis pelaksanaan ibadah haji. Ia menyampaikan penjelasan mengenai rukun dan wajib haji secara rinci.
 
 
Dalam pemaparannya, Irwan Sidebang juga memberikan contoh langsung mengenai tata cara memakai pakaian ihram. Ia menunjukkan secara praktik bagaimana cara mengenakan ihram dengan benar, termasuk sikap dan niat yang harus dilakukan saat memulai miqat. Para jemaah tampak antusias mengikuti dan mencatat setiap poin penting yang disampaikan.
 
 
Selain itu, beliau juga memperagakan urutan pelaksanaan ibadah haji secara menyeluruh, mulai dari thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga tahallul. Simulasi dilakukan secara bertahap agar para calon jemaah haji dapat memahami dengan mudah dan tidak kebingungan ketika berada di tanah suci nanti.
 
 
Kegiatan manasik haji ini diakhiri dengan doa bersama agar seluruh calon jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kekuatan dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. Para peserta juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bimbingan yang diberikan, serta berharap dapat menjadi haji yang mabrur. (vrb)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *