Matabangsa.com – Samosir : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Samosir, Tawar Tua Simbolon, S.PAK, M.Pd.K bersama beberapa pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Samosir diantaranya Yunaedy Sitorus, S.Kom, Muhammad Syakban, S.HI, MH dan Hendra Himawan Manik, SH pada hari Jumat, 11 April 2025 mengadakan dialog pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Samosir.
Dialog yang berlangsung di Masjid Raya Al-Khasanah Pangururan dipandu oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Mukmin Limbong, S.Ag dan didokumentasikan sepenuhnya oleh Pranata Humas Kemenag Samosir, Pranciscus, SH. Dialog penting antar 2 lembaga mengangkat tema tentang penyelenggaraan pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Samosir.
Kakan Kemenag mengawali dialog dengan membangun pemahaman bersama antara seluruh peserta dialog bahwa pendidikan keagamaan Islam adalah pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam. Pendidikan ini dapat diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal.
Baca Juga: 14 Peserta Didik MAN 3 Palas Lolos Seleksi PTKIN di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Dengan terciptanya pemahaman bersama terkait pendidikan keagamaan Islam maka hal selanjutnya yang menjadi topik dialog adalah tentang tujuan pendidikan keagamaan Islam yaitu diantaranya memberikan dasar moral yang kuat, mengajarkan nilai-nilai, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, mematuhi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari dan membentuk generasi muda yang religius, berakhlak baik, taat kepada perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya.
Selanjutnya dialog mengerucut pada pentingnya penyelenggaraan pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Samosir secara khusus yang saat ini dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Islam Ibnu Sina Samosir melalui bentuk pendidikan keagamaan Raudhathul Athfal dan Madrasah Ibtidayah Swasta. (PCS)






