Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Simalungun, Dr. H. Bahrum Saleh,M.A., yang didampingi oleh Plt. Kasi Bimas Islam, Abd. Wahab Nst, S.Ag., menghadiri Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) Pembinaan Mental dan Rohani dengan Ka.Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Davy Bartian. Yang bertempat di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar. Rabu (26/2)
Acara Peringatan Isra Mi’raj yang diisi dengan penjelasan dari Ustadz Iswadi,S.Ag, tentang makna dan pesan Isra Mi’raj. Narapidana dan petugas lapas sama-sama terlibat dalam momen berharga ini, memperkuat ikatan kebersamaan dalam agama dan mendukung upaya rehabilitasi spiritual di dalam lapas.
Setelah Peringatan Isra Mi’ra, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU. Naskah MoU yang ditandatangani Ka.Kankemenag Simalungun dengan Ka.Lapas Kelas IIA Pematangsiantar yaitu terkait kegiatan pembinaan mental dan rohani bagi warga binaan Lapas kelas IIA Pematangsiantar, yang mana Kementerian Agama sebagai salah satu Mitra dalam memberikan pendidikan keagamaan yang nantinya akan melibatkan bagian tim Penyuluh Keagamaan baik Islam, Kristen/ Katolik untuk memberikan wejangan atau pembinaan kepada warga binaan di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar.
Ka.Lapas Kelas IIA Pematangsiantar menyampaikan untuk Pembinaan kepribadian Warga Binaan juga dibutuhkan sinergitas dengan instansi dan pihak-pihak terkait dalam hal ini Kementerian Agama agar pembinaan yang dilaksanakan berjalan efektif. Nota Kesepahaman tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan mendukung kegiatan pembinaan dan penyuluhan agama bagi warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar, ungkapnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ka.kankemenag Kab. Simalungun, Dr. H. Bahrum Saleh,M.A juga menjelaskan bahwa program Lapas Kelas IIA ini juga sejalan dengan program Kementerian Agama terutama dalam bidang penyuluhan agama. “Alhamdulillah dengan menandatangi MoU sebagai wujud kerjasama antara pihak Lapas Kelas IIA Pematangsiantar dengan Kemenag Kab. Simalungun. Pihak Kantor Kemenag akan mengutus penyuluh agama Baik PNS dan Non PNS untuk memberikan pembinaan kepada Eks warga Lapas yang dibina. Tentunya dengan tujuan agar mereka juga memiliki kekuatan mental spiritual menghadapi kehidupan di luar Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Davy Bartian menyambut baik atas kehadiran dan terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman tersebut. Kegiatan ini tidak hanya sebagai refleksi atas makna spiritual, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat binaan. Semoga kebersamaan dalam beragama ini menjadi modal bagi perubahan positif di dalam lapas dan di luar sana. (Adm)






