“Kesbangpol Sumut Berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat Terkait Data Resmi WNI Asal Sumut di Timur Tengah”

Blog0 Dilihat

matabangsa.com-Medan: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan pendataan terhadap WNI asal Sumut yang berada di kawasan Timur Tengah terkait kabar deportasi dan potensi evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari wilayah tersebut.

 

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Utara Mulyono, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu data resmi maupun laporan rinci terkait jumlah warga Sumut yang terdampak, baik dalam konteks deportasi maupun rencana evakuasi.

 

“Lazimnya kami menerima informasi resmi terkait rencana deportasi atau pemulangan warga. Saat ini kami masih menunggu koordinasi dan data lebih lanjut dari pihak terkait,” ujar Mulyono kepada Wartawan, Rabu, 04-03-2026.

 

Mulyono melanjutkan, informasi yang beredar saat ini masih bersifat umum dan belum disertai detail jumlah maupun identitas warga asal Sumut yang kemungkinan terdampak kondisi di sejumlah Negara Timur Tengah.

 

Menurut Mulyono, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan keakuratan data, sekaligus memantau perkembangan situasi kawasan tersebut yang berpotensi mempengaruhi keselamatan warga Sumatera Utara.

 

“Hingga kini kami juga belum menerima data pasti mengenai berapa jumlah warga Sumut yang berada disana maupun apakah ada yang masuk dalam daftar prioritas evakuasi”, ujarnya.

 

Kesbangpol Sumut, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat pusat maupun perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri untuk memastikan perlindungan terhadap WNI asal Sumut.

 

Ia menegaskan, apabila ada keputusan resmi mengenai deportasi ataupun evakuasi, pihaknya siap melakukan pendataan lanjutan serta memfasilitasi proses pemulangan warga ke daerah asal.

 

“Kami tentu akan tindaklanjuti setiap informasi resmi yang masuk. Prinsipnya, keselamatan dan kepastian status warga menjadi prioritas,” tegasnya.

 

Hingga saat ini, pemerintah daerah masih menunggu data resmi sebagai dasar untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya terkait warga Sumut yang berada di kawasan Timur Tengah.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *