Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung Tegaskan Teman Dekatnya Wartawan.

Batu Bara32 Dilihat

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung Tegaskan Teman Dekatnya Wartawan.

Matabangsa.com – Batu Bara : Legislator Partai Golkar asal Dapil 3 Sumatera Utara tersebut beralasan tugas anggota DPR memang untuk berbicara baik untuk yang mendengarkan maupun yang akan menyebarluaskannya.

“Disinilah wartawan itu jadi teman dekat DPR yang mempublikasikan apa yang dikatakan atau dilakukan wakil rakyat itu”, jelas ADK.

Penjelasan tersebut disampaikan ADK didampingi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Batu Bara Ismar Khomri saat bincang-bincang dengan sejumlah wartawan dan tokoh-tokoh Divisi Gemkara di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Batu Bara di Jalinsum Desa Sumber Padi Kecamatan Lima Puluh, Senin (18/12/23) petang.

Bahkan ADK mengakui kemampuan wartawan yang  dapat masuk ke tempat mana saja dan bertemu dengan siapa saja termasuk ke istana Presiden demi mendapatkan informasi.

Sore tadi, kami bersama Tokoh Nasional Bang Ahmad Doli Kurnia Tanjung (ADK) dan Bang Ismar Khomri berdiskusi sambil nyatai minum kopi dikantor DPD Golkar Batubara.

Banyak hal yang dibahas dalam berbagai persfektif baik tentang penyelenggaraan pemerintah, politik hingga sosial secara lokal maupun nasional.

Diskusi tukar tambah informasi dibahas sangat berkesan, hingga banyak mendapat pengetahuan. ADK banyak menerima masukan tentang situasi dan kondisi terkini Kabupaten Batu Bara.

Kepada ADK, disampaikan permasalahan sengketa agraria di Kabupaten Batu Bara yang hingga saat ini masih belum tuntas.

Diantara masalah sengketa agraria yang mengemuka adalah masalah antara PT Emha dengan Kelompok Tani (Poktan) Rukun Sari di Kelurahan Sipare-pare Kecamatan Sei Suka.

Juga masalah sengketa antara PT Socfin Indonesia Kebun Tanah Gambus dengan Koptan Karang Makmur di Desa Sumber Makmur Kecamatan Lima Puluh.

Disampaikan juga masalah klasik yang menimpa nelayan yang mengakibatkan nelayan tradisional sulit bahkan tidak mendapat tangkapan ikan di laut. Masalah timbul akibat beroperasinya pukat trawl dan tank kerang di zona tangkapan nelayan tradisional.

Menanggapi masukan-masukan tersebut ADK memberi banyak sekali wejangan dan saran kepada Divisi Gemkara dan wartawan yang hadir.

Menyinggung alasannya menjadi legislator dari Dapil 3 Sumatera Utara dengan gamblang ADK mengatakan berasa pulang kampung bila mengunjungi Asahan.

“Meskipun saya dikatakan orang Medan karena pernah tinggal disana namun saya pilih Dapil Sumut 3 karena sejak dahulu saya merasa pulang kampung bila ke Asahan. Jadi saya mau bantu kampung saya”, ucapnya.

Mengenai peran strategis Gemkara yang memperjuangkan pembentukan Kabupaten Batu Bara diakuinya hingga 20 tahun kedepan tetap diperlukan peranannya.

“Organisasi yang memperjuangkan pembentukan daerah otonom baru tetap menjadi kekuatan dalam mengontrol pemerintahan setidaknya hingga 20 tahun kedepan”, tegasnya.

Sedangkan terkait pembangunan Kabupaten Batu Bara kedepan ADK mengatakan akan dibicarakan awal tahun depan bersamaan bebasnya tokoh Gemkara OK Arya Zulkarnain.

“Saya telah jumpa dengan OK dan rencananya saat keluar Januari akan kira siapkan sambutan besar sembari membicarakan pembangunan dan apa yang dibutuhkan Batu Bara kedepan”, terangnya.

Dikatakan ADK apa hasip pembicaraan saat penyambutan OK Arya akan disampaikan kepada Pj Bupati Batu Bara yang akan bertugas mulai 28 Desember 2023 ini.

Terkait komisi yang menaunginya di DPR, politisi senior Partai Golkar tersebut menjelaskan Komisi II DPR

membidangi politik dan pemerintahan dalam negeri, BPN/Agraria, Kepegawaian, soal IKN hingga soal Kades.

“Jadi Komisi II tidak menangani kegiatan fisik seperti pembangunan infrastruktur misalnya. Akibatnya masyarakat menganggap tidak ada yang dilakukan anggota DPR di Komisi II. Padahal sangat banyak yang kita hasilkan”, tukasnya.

Sementara itu Zulkarnain Ahmad yang merupakan salahsatu dedengkot Gemkara yang saat ini menjabat Ketua Harian PB Gemkara mengakui

sosok karakter ADK sudah sangat dikenal dan patut serta pantas menjadi bagian dari legislatif pusat.

“Kita menyukai orang-orang yang berkarakter, cerdas, berkemampuan, berbobot dan berwibawa terlebih yang dapat mendatangkan kue pembangunan ke daerah,” ungkap Zulkarnain.

Bahkan karena sosok ADK yang sudah familiar spontan Zulkarnain mengatakan bila ingin melibatkan mereka sebagai relawan maka Gemkara 12 divisi akan menyatakan kesiapannya. (Subari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *