matabangsa.com – Kisaran : Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan turut serta semarakan program Indonesia Khataman Al-Qur’an yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan oleh segenap warga MAN Asahan di lapangan madrasah, Minggu (16/3/2025).
Dalam kegiatan ini, Kementerian Agama Republik Indonesia menargetkan sebanyak 350. (tiga ratus lima puluh ribu) khataman Al-Qur’an dalam satu hari pada tanggal 16 Maret 2025/16 Ramadhan 1446 H dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dari seluruh nusantara.
Kepala MAN Asahan Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si mengajak segenap warganya untuk turut berpartisipasi menyemarakan program Indonesia Khataman Al-Qur’an ini dengan target jumlah khataman 130 kali bersama madrasah binaannya. “Hal itu kami laksanakan sesuai estimasi jumlah khataman yang diberikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan melalui surat resmi yang disampaikan kepada madrasah kami”, ungkapnya.
Baca Juga: MTsN 2 Langkat Laksanakan Program Indonesia Khataman Al-Qur’an 2025Baca Juga: MTsN 2 Langkat Laksanakan Program Indonesia Khataman Al-Qur’an 2025
Elda Ayumi menuturkan, dalam pelaksanaannya setiap peserta didik MAN Asahan didaftarkan secara daring melalui situs resmi indonesiakhataman.istiqlal.or.id dengan mengisi data diri dan kategori peserta individu atau kelompok dan menentukan koordinator kelompok peserta.
“Pembacaan Al-Qur’an dilakukan secara individu atau kelompok hingga khatam, sampai dengan waktu yang ditentukan. Kemudian nanti dilaporkan jumlah khatamannya dengan mengunggah dokumentasi kegiatan sebagai buktinya ke situs resmi”, terang Elda Ayumi melanjutkan.
Selanjutnya Elda Ayumi mengatakan bahwa Program Indonesia Khataman Al-Qur’an yang diinisiasi Kementerian Agama RI adalah agenda yang baik untuk menguatkan nilai-nilai spiritual dan membangun karakter yang gemar membaca Al Qur’an.
“Semoga kegiatan ini berjalan sukses, menjadi ladang amal bagi kita semua yang melaksanakannya dan membawa keberkahan untuk negeri Indonesia yang kita cinta ini”, harap Elda Ayumi. (wd)






