matabangsa.com – Rantauprapat : Dalam rangka menutup Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bulan Ramadan 1446 H, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Labuhanbatu salurkan 27 paket sembako Ramadan kepada tenaga Non-ASN dan peserta didik kurang mampu di lingkungan MTsN 3 Labuhanbatu melalui program Ramadan berbagi pada Kamis (20/03). Adapun kegiatan ini merupakan kerjasama antara OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah), guru dan staf MTsN 3 Labuhanbatu.
Pembagian paket sembako Ramadan ini diserahkan langsung oleh Kepala MTsN 3 Labuhanbatu Hirwansyah, S.Pd didampingi oleh para Wakil Kepala Madrasah (WKM) dan guru di ruang guru. Setiap paket yang diterima oleh 18 tenaga non-ASN dan 9 peserta didik kurang mampu tersebut berisikan beras, minyak goreng, gula pasir dan lainnya yang dapat dipergunakan untuk keperluan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Hirwansyah menyampaikan bahwa program berbagi ini adalah sebuah rutinitas tahunan yang dilakukan oleh MTsN 3 Labuhanbatu, khususnya di bulan Ramadan. Beliau berharap paket sembako yang diserahkan tersebut, benar-benar dapat bermanfaat. Tidak lupa beliau juga berterima kasih kepada seluruh guru, staf dan OSIM yang sudah mau membantu dan bekerja sama dalam mewujudkan program tersebut.
Baca Juga: MTsN 1 Padangsidimpuan Serahkan Bantuan Solidaritas Korban Banjir dan Tanah Longor
“Kami menyadari, apa yang kami serahkan ini tidaklah seberapa. Namun kami berharap, ini benar-benar bermanfaat. Kami juga sangat berterimakasih kepada guru dan juga staf terkhusus OSIM yang sudah bekerjasama dalam mewujudkan program ini,” ucap Hirwansyah.
Di tempat terpisah, salah seorang guru tenaga ASN (Aparatur Sipil Negara) menyampaikan bahwa program Ramadan berbagi ini memang sudah lama ada di MTsN 3 Labuhanbatu. Ia berharap ini tetap berlanjut, dikarenakan dapat menambah rasa kekeluargaan dan kepedulian baik antara guru dan siswa maupun antarsesama guru.
“Alhamdulillah, program Ramadan berbagi ini memang sudah ada sejak dulu. Harapan saya, ini tetap dilanjutkan sampai tahun-tahun mendatang. Dikarenakan dengan adanya program ini dapat menambah rasa kekeluargaan dan kepedulian antarsesama di madrasah ini,” ujar guru tersebut.
Baca Juga: Peduli Sesama, MTsN Batu Bara Galang Dana Korban Banjir
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas Munawir, S.Pd menambahkan, OSIM bekerja sama dengan guru BK sudah bekerja dengan baik dalam membantu program ini. Mulai dari menggalang dana, sampai mengumpulkan informasi tentang peserta didik yang tercatat sebagai siswa kurang mampu. Beliau menyampaikan data siswa harus benar-benar akurat, jangan sampai ada kesalahan.
“OSIM dan BK sudah bekerja dengan baik untuk membantu program ini. Mereka bekerja mulai dari menggalang dana, sampai mengumpulkan informasi tentang siswa yang kurang mampu. Data harus benar-benar akurat, agar tidak terjadi kesalahan,” ucap Munawir.
Diinformasikan bahwa sumber dana dari program Ramadan berbagi ini dikumpulkan melalui infaq ramadan siswa, sumbangan guru dan staf ASN, dan pihak madrasah sendiri. Pada Ramadan tahun ini, madrasah langsung mengundang orang tua siswa yang dianggap kurang mampu tersebut. Hal tersebut dilakukan hanya semata-mata untuk menjalin tali silaturrahmi. (MN)






