Paskah Nasional 2025: Napak Tilas Penginjilan di Tanah Batak, Mengenang Jasa Dr. I.L. Nommensen

Agama41 Dilihat

matabangsa.com – Toba Samosir : Dalam rangka memperingati Paskah Nasional 2025, panitia bersama pimpinan gereja-gereja aras nasional menggelar kegiatan napak tilas sejarah penginjilan di Tanah Batak, yang menjadi salah satu agenda utama perayaan tahun ini. Salah satu kegiatan penting dilaksanakan di makam misionaris legendaris Dr. I.L. Nommensen di Sigumpar, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Sabtu (26/04)

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Panitia Pdt. Sugih Sitorus, Ketua Pelaksana Landen Marbun, para pimpinan gereja nasional seperti Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII), Gereja Bala Keselamatan, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Gereja Ortodoks Indonesia, serta Gereja Baptis. Turut hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Toba, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga Kabupaten Toba.
 
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toba, Dr. Wanton Naibaho, S.Sos, M.Pd., bersama Kepala Seksi Bimas Kristen Reynol Sipahutar, S.Th., turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini.
 
 
Acara dimulai dengan pemaparan sejarah perjalanan penginjilan di Tanah Batak yang disampaikan oleh Pdt. Mardian Silaen. Ia mengisahkan perjuangan Dr. I.L. Nommensen, misionaris asal Jerman yang dijuluki sebagai Rasul orang Batak. Nommensen tidak hanya menyebarkan Injil, tetapi juga membawa perubahan besar dalam bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, dan ekonomi masyarakat Batak. Kontribusinya yang luar biasa menjadikan Tanah Batak sebagai salah satu wilayah yang mengalami kemajuan pesat hingga ke tingkat nasional dan internasional.
 
Usai pemaparan sejarah, acara dilanjutkan dengan ibadah bersama yang berlangsung penuh khidmat dan sukacita. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa pemilihan makam Dr. I.L. Nommensen sebagai lokasi napak tilas merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan sosial yang ia tinggalkan bagi masyarakat Batak.
 
Bupati Toba dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani keteguhan iman dan semangat juang Nommensen, yang meskipun hidup dalam keterbatasan zaman dahulu, mampu membawa perubahan besar bagi kehidupan rohani dan kesejahteraan masyarakat Batak, termasuk di Kabupaten Toba saat ini.
 
 
Kegiatan ini menjadi momentum reflektif untuk menghargai sejarah penginjilan di Tanah Batak serta mendorong generasi masa kini agar terus berkarya demi kemajuan bangsa dan gereja. (reynol)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *