Bertempat di pasar Sukaramai medan, Babinsa Kelurahan Sukaramai II Serda Yudi jalin silaturahmi dengan para pedagang Pasar Sukaramai, Jl. Sutrisno No. 224C, Kel. Sukaramai II, Kec. Medan Area. Rabu (19/02/2025).
Serda Yudi mengatakan Komsos bersama dengan warga pedagang di pasar Sukaramai II medan merupakan salah satu perwujudan dari Kemanunggalan terhadap masyarakat.
“Tujuan dari pada komsos adalah menjalin silaturahmi dengan warga pedagang agar dapat tercipta hubungan yang harmonis serta dapat menghimbau kepada para pedagang pasar agar supaya selalu menjaga kebersihan dan ketertiban khususnya di area pasar, sehingga tercipta suasana yang nyaman dan sehat”, ucap Babinsa.
Sementara itu, salah satu dari pedagang pasar yang duduk bersama Babinsa yaitu Ibu Lisna, menyampaikan rasa senang dengan kehadiran Babinsa sehingga menciptakan rasa aman di wilayah pasar dan pihaknya pun merasa tidak sungkan untuk melapor kepada Babinsa bila terjadi sesuatu yang tidak di inginkan di wilayah pasar, tutur pedagang.
Salah satu manfaat utama dari Komsos adalah meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Dengan komunikasi yang baik, Babinsa dapat mengajak warga untuk lebih peduli terhadap situasi di sekitarnya, termasuk dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan sosial.
Selain itu, Komsos juga berperan dalam memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Babinsa sering mengingatkan pentingnya gotong royong serta kebersamaan dalam menyelesaikan masalah yang ada di lingkungan. Ini membantu mempererat hubungan antarwarga sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
Dalam aspek pembangunan, Babinsa turut mendorong berbagai program kemasyarakatan, seperti kebersihan lingkungan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi. Keterlibatan aktif Babinsa dalam kegiatan sosial membuat warga merasa lebih diperhatikan dan didukung dalam berbagai aspek kehidupan.
Tak hanya itu, Komsos juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Babinsa kerap memberikan penyuluhan terkait wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga pencegahan konflik sosial. Hal ini bertujuan agar warga memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjaga ketertiban dan kesejahteraan bersama.(***)






