Pelatihan MC Tingkatkan Kompetensi Pengurus BKMT Al Hidayah Medan Amplas

Agama26 Dilihat
 
Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Al Hidayah se-Kota Medan diharapkan memiliki kompetensi sosial yang mumpuni dalam menjalankan peran mereka sebagai penghubung dan pemimpin organisasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas, Muhammad Lukman Hakim Hsb, S.Ag, MA, dalam acara pelatihan MC (Master of Ceremony) dan moderator yang diadakan di Havana Kebun, Jl. Seser Panglima Denai, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas. Jum’at (28/2)
 
Dalam sambutannya, Lukman menekankan pentingnya pengurus BKMT memiliki kemampuan komunikasi yang efektif. “Keberhasilan kepemimpinan terletak pada bagaimana seorang pemimpin bersikap profesional, komunikatif, dan responsif terhadap dinamika sosial di sekitarnya. Pelatihan MC dan moderator ini bertujuan untuk memberikan keterampilan komunikasi yang tepat, sehingga pengurus dapat lebih percaya diri dan menguasai jalannya kegiatan organisasi,” ujar Lukman.
 
 
Lukman juga menambahkan bahwa kemampuan berbicara di depan umum dengan bahasa yang tepat dan profesional sangat penting untuk memimpin dan berbicara di hadapan audiens. “Pelatihan ini juga bertujuan agar para pengurus dapat memimpin acara dengan percaya diri dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas di hadapan khalayak,” tuturnya.
 
Ketua BKMT Al Hidayah Medan Amplas, Hj. Khairiyah, M.Pd.I, mengucapkan terima kasih atas terpilihnya BKMT Al Hidayah sebagai tuan rumah pelatihan ini. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para pengurus BKMT, terutama dalam menyampaikan pesan secara efektif dalam acara formal. 
 
“Pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi para pengurus BKMT dalam memilih kata dan bahasa yang tepat, sehingga audiens tidak merasa jenuh selama acara,” kata Khairiyah.
 
 
Sementara itu, narasumber dalam pelatihan, M. Fadli, M.Pd, seorang guru yang juga berprofesi sebagai MC, menekankan pentingnya referensi yang luas bagi seorang MC. “Seorang MC harus banyak membaca dan mengikuti perkembangan yang sedang viral di media sosial, sehingga dapat memperkaya kosa kata dan membuat audiens lebih tertarik dengan apa yang disampaikan,” ujar Fadli.
 
Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Plt. Ketua BKMT Al Hidayah Kota Medan, Nurasiah Harahap, M.A, dan Dewan Pakar BKMT Dr. H. Marasakti Bangunan, MA, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Jabatan Fungsional Penyuluh Sumatera Utara.
 
 
Kegiatan ini berhasil menarik perhatian dan antusiasme pengurus BKMT se-Kota Medan yang hadir dalam acara tersebut, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan komunikasi sosial BKMT Al Hidayah di masa depan.(***)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *