Politik

Pendiri PKS Wafat, Bukhori: Kami Kehilangan Sosok Teladan

PKS

Matabangsa-Jakarta: Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf mengungkapkan rasa belasungkawanya yang mendalam atas wafatnya Ustaz Hilmi Aminudin, pendiri PKS sekaligus mantan Ketua Majelis Syuro PKS. Ia menyatakan rasa kehilangannya sesaat setelah mengetahui kabar duka tersebut.

“Sejujurnya, kami sangat terkejut mengetahui kabar tersebut. Kami merasa sangat kehilangan mengingat beliau adalah guru, orangtua, sekaligus teladan kami” ungkap Bukhori.

Bukhori yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Perencanaan DPP PKS menyatakan, Ustaz Hilmi Aminudin adalah mubalig yang mendedikasikan seluruh hidupnya bagi kepentingan dakwah. Selain itu, pada awal munculnya gerakan dakwah Tarbiyah di era 1980, ia dikenal sebagai mubalig yang gigih dan berani untuk berdakwah dari masjid ke masjid atau dari satu kelompok ke kelompok lain untuk mengenalkan ajaran Islam yang menyeluruh (syumul) kepada masyarakat.

“Beliau telah mewakafkan seluruh hidupnya untuk kepentingan umat. Semasa hidupnya, almarhum adalah sosok yang gigih dan berani untuk mengajar ngaji bagi masyarakat dari satu tempat ke tempat lain kendati harus sembunyi-sembunyi. Sebab, di masa itu sulit sekali untuk berdakwah secara terbuka sebagaimana yang bisa kita lakukan sekarang” katanya.

Secara historis, salah satu keberhasilan Ustaz Hilmi Aminudin dalam berdakwah adalah kesuksesannya membentuk Partai Keadilan pada tahun 1998. Dengan kapasitas yang dimiliki, beliau berhasil mengkonsolidasikan potensi umat Islam, khususnya generasi muda kala itu meskipun di bawah bayang-bayang cengkraman pemerintahan Orde Baru yang represif.

“Sehingga pada saat meletusnya reformasi, dengan kepiawaiannya, beliau mampu menghadirkan sebuah partai Islam bernama Partai Keadilan yang kemudian dikenal dengan nama PKS” sambungnya.

Lebih lanjut, Bukhori menilai tokoh sekelas dan sekapasitas beliau amat langka ditemukan di zaman sekarang. Menurutnya, Ustaz Hilmi adalah sosok yang visioner, konsisten, berdedikasi tinggi serta istiqomah. Di samping itu, peran Ustaz Hilmi terlihat sangat nyata dalam mewarnai politik dan sosial budaya di Indonesia sejak 1990-an yang lebih ramah dengan Islam.

Bukhori berharap agar sumbangsih beliau terhadap umat dan bangsa semasa hidupnya menjadi amal baik yang terus mengalir ke akhirat. Selain itu, Ia juga berharap agar Ustaz Hilmi diberikan kedudukan mulia di sisi Allah.

“Atas sumbangsih beliau, banyak orang yang merasakan manfaat dari dakwahnya. Semoga amal baik beliau semasa hidup menjadi wasilah yang menempatkannya di sisi mulia, yakni sisi Allah S.W.T” ungkapnya.

Selamat jalan guruku dan pemimpinku. Engkau segera memasuki rumah baru yang telah engkau siapkan, begitu besar nan kokoh, serta indah semasa hidupmu. Seluruh pelayan dan penjaganya menyambutmu dengan berseri-seri dan penuh bahagia. Sebab, janji Allah untuk menempatkanmu di sisi-Nya akan menjadi kenyataan, pungkas Bukhori.(ril/as)

Mendagri: Semua Fraksi Sepakat Perppu 2/2020 Jadi UU

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top