Program Pembinaan Pemuda Jadi Prioritas MoU Kejaksaan–Kemenpora, Fokus Cegah Narkoba dan Konflik Hukum

Hukum, Nasional, Olahraga585 Dilihat

matabangsa.com – Jakarta | Penandatanganan MoU antara Kejaksaan RI dan Kemenpora tidak hanya fokus pada dunia olahraga, tetapi juga memprioritaskan pembinaan kepemudaan sebagai pilar masa depan bangsa.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa program pembinaan pemuda harus bebas dari penyalahgunaan narkoba, radikalisme, dan persoalan hukum lainnya yang dapat menghambat tumbuhnya generasi berkualitas.

Melalui MoU, Kejaksaan siap memberikan bantuan hukum, penguatan regulasi, serta pendampingan program yang bersifat strategis di bidang kepemudaan agar implementasinya terjamin secara hukum.

Kerja sama ini turut membuka ruang peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan hukum bagi pengelola program kepemudaan, organisasi pemuda, dan jajaran aparatur pemerintah.

Erick Thohir menilai dukungan Kejaksaan akan memperkuat pendekatan preventif untuk memastikan kegiatan kepemudaan berlangsung aman, mendidik, terarah, dan bebas dari potensi pelanggaran hukum.

Poin pertukaran data dan informasi dalam MoU dinilai sangat krusial karena akan mempercepat deteksi dini penyimpangan atau kegiatan ilegal yang menyasar kalangan pemuda.

Kolaborasi ini diharapkan menciptakan ruang pembinaan pemuda yang berlandaskan aturan hukum sehingga generasi muda dapat berkembang dengan karakter positif, prestasi, dan kepedulian sosial.

Melalui implementasi menyeluruh, Kejaksaan dan Kemenpora ingin membangun ekosistem kepemudaan yang bebas narkoba, berwawasan hukum, dan memiliki mental sportivitas tinggi untuk mendukung kemajuan bangsa.

Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan seluruh butir kerja sama berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi pembinaan pemuda di seluruh Indonesia.

Tags: #PembinaanPemuda, #AntiNarkoba, #Kemenpora, #KejaksaanRI, #GenerasiMuda, #PencegahanHukum, #KarakterPemuda, #STBurhanuddin, #ErickThohir

Foto : Penandatanganan MoU menjadi langkah bersama pemerintah dalam memperkuat ekosistem pembinaan pemuda berbasis hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *