Penyuluh Agama Islam PPPK Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Tamrin Butar-Butar, memberikan tausiyah penuh hikmah dan memimpin shalat Isya dan shalat Tarawih bagi warga binaan di Rutan Kelas II B Sidikalang. Kegiatan ini dilaksanakan usai shalat Isya, menjelang pelaksanaan shalat Tarawih, pada Selasa (04/03/2025).
Dalam tausiyahnya, Tamrin menyampaikan pesan-pesan yang menyentuh hati. Ia mengajak warga binaan untuk kembali ke jalan yang lurus, jalan yang diridai oleh Allah SWT. “Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dan kembali ke jalan yang benar. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk bertaubat dan memperbaiki diri,” ujarnya dengan penuh ketulusan.
Tamrin juga mengingatkan warga binaan tentang pentingnya menjaga hati dan pikiran agar selalu terarah pada kebaikan. “Jangan biarkan masa lalu yang kelam menghentikan langkah kita menuju masa depan yang cerah. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Selama kita bersungguh-sungguh ingin berubah, pintu rahmat-Nya selalu terbuka lebar,” tegasnya.
Ia pun mendorong warga binaan untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, dan berbuat kebaikan. “Jadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah, dan membangun kehidupan yang lebih baik,” pesannya. Kegiatan ini disambut dengan khidmat oleh warga binaan. Banyak dari mereka yang terharu dan tergerak hatinya untuk introspeksi diri serta bertekad menjalani hidup dengan lebih baik. “Tausiyah ini mengingatkan saya untuk tidak putus asa dan selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap salah seorang warga binaan.
Di akhir kegiatan, Tamrin berpesan, “Jangan pernah merasa sendirian dalam menghadapi ujian hidup. Allah selalu bersama orang-orang yang sabar dan berusaha untuk berubah. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai titik balik untuk meraih kehidupan yang lebih bermakna dan diridai oleh-Nya.” Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna memberikan motivasi dan pembinaan rohani yang mendalam bagi warga binaan. Dengan demikian, mereka dapat kembali ke masyarakat dengan hati yang bersih dan tekad yang kuat untuk menjalani hidup yang lebih baik. Semoga setiap langkah mereka ke depan dipenuhi dengan cahaya hidayah dan keberkahan dari Allah SWT. (lm)






