Safari Ramadan KUA Medan Labuhan Bersama MUI, Memperkuat Iman dan Ukhuwah

Agama51 Dilihat

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Safari Ramadhan di Masjid Assalam, Jalan Pancing, Kelurahan Besar. (4/3). Acara yang berlangsung setelah salat Isya ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai wilayah sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Kepala KUA Kecamatan Medan Labuhan, Drs. Zulparman, MA, sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan pentingnya memiliki ketakwaan yang sejati, yang tercermin dalam tiga karakter utama. Pertama, seorang Muslim yang bertakwa harus memiliki sifat dermawan, baik dalam keadaan lapang maupun sulit. Sifat ini menunjukkan keikhlasan hati dalam berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Kedua, orang yang bertakwa harus mampu menahan amarah. Mengendalikan emosi bukanlah hal yang mudah, namun merupakan tanda kedewasaan dan kebijaksanaan sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ketiga, seorang Muslim yang bertakwa hendaknya mudah memaafkan orang lain. Sikap pemaaf merupakan bagian dari akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam dan disebutkan dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 138.

Baca Juga: Kepala Kemenag Pakpak Bharat Hadiri Rapat Paripurna DPRD

Dalam ceramahnya, Zulparman menegaskan bahwa ketiga karakter ini adalah bagian dari kesempurnaan iman seorang Muslim.

“Ketakwaan tidak hanya diukur dari seberapa banyak ibadah yang kita lakukan, tetapi juga bagaimana kita berinteraksi dengan sesama manusia. Suka memberi, mampu menahan amarah, dan mudah memaafkan adalah tiga sikap yang akan mendekatkan kita kepada Allah serta menjadikan hidup lebih berkah dan damai,” ujarnya.

Kepala KUA Medan Labuhan juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah dan sesama manusia,” tambahnya.

Baca Juga: Antisipasi Kenaikan di Bulan Puasa, Rico Waas Pantau Harga Bahan Pangan di Pasar Petisah

Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menimba ilmu agama, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, serta pihak KUA dan MUI. Para jamaah yang hadir merasa terinspirasi dengan ceramah yang disampaikan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan umat Islam semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah, mengamalkan nilai-nilai ketakwaan, serta menjaga persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *