Satu Ring, Ribuan Harapan: KBPP Polri Labusel Ubah Energi Jalanan Menjadi Prestasi

Blog9 Dilihat

matabangsa.com-LABUHAN BATU SELATAN: Suasana Aula Lantai 2 SBBK Kota Pinang tampak berbeda dari biasanya. Riuh rendah dukungan penonton menyatu dengan dentuman sarung tinju yang bertemu sasaran. Di sana, Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Labuhan Batu Selatan sukses mengukir sejarah baru dengan menggelar ajang “BAKU TUMBUK Part 1” Minggu, (1/2/2026).

 

​Bukan sekadar ajang adu kekuatan, turnamen ini hadir sebagai jawaban konkret atas keresahan masyarakat terhadap maraknya kenakalan remaja dan aksi tawuran. Bekerja sama dengan PERTINA Labusel, ajang ini berhasil menarik perhatian 90 fighter muda dari lima kecamatan di Labuhan Batu Selatan, bahkan meluas hingga peserta dari Rokan Hulu, Riau. ​Mengubah “Baku Hantam” Menjadi “Baku Tumbuk” Berprestasi

 

​Ketua Panitia, Wahyu Ihsan Siregar, menekankan bahwa visi utama kegiatan ini adalah transformasi sosial. ​”Kami ingin mengalihkan energi besar para pemuda dari jalanan ke atas ring. Ini bukan sekadar adu jotos, tapi wadah untuk menjaring bibit atlet profesional,” tegasnya.

 

​Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Juara, Menjauhkan Narkoba, dan Mewujudkan Generasi Muda Labusel Berprestasi”, kegiatan ini menjadi kampanye hidup sehat yang nyata. Alih-alih terjerumus dalam jeratan narkoba atau kekerasan jalanan, para pemuda diajak untuk mengejar kehormatan melalui sportivitas.

 

​Ketua PERTINA Labusel, Candra Mawansyah Siregar, memastikan bahwa semangat ini tidak akan padam dalam satu malam. Beliau memproyeksikan ajang “Baku Tumbuk” akan menjadi agenda rutin setiap enam bulan sekali. Langkah ini diambil demi menjaga konsistensi pembinaan atlet lokal agar siap bersaing di level nasional maupun internasional.

​Keberhasilan KBPP Polri dalam menginisiasi kegiatan ini merupakan bukti bahwa kolaborasi komunitas mampu menciptakan perubahan positif. Kini, harapan besar tertuju kepada Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan untuk memberikan apresiasi serta dukungan berkelanjutan.

 

​Melalui ring tinju ini, Labuhan Batu Selatan sedang mengirimkan pesan kuat: bahwa generasi muda mereka siap bertarung, bukan untuk saling menjatuhkan di jalanan, melainkan untuk mengukir prestasi yang membanggakan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *