matabangsa.com – Medan: Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif dalam kehidupan bermasyarakat, sinergitas antara tiga pilar, yaitu Babinsa (Pelda I. Simatupang), Bhabinkamtibmas (Bripka Sendi Azhari), dan Lurah (Ibu Siti Arnisah, SE), menjadi kunci utama. Tiga pilar ini merupakan simbol kekuatan dari sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah yang selalu peduli terhadap wilayah binaannya, Jumat 15 Maret 2024.
Kesadaran akan pentingnya sinergitas tiga pilar ini semakin ditekankan ketika Swalayan Maju Bersama mengalami musibah terindikasi melakukan penyatuan makanan non halal dengan makanan halal di salah satu tempat dalam swalayan tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 15 Maret 2024, di ruangan kepala toko Swalayan Maju Bersama, Jalan Ringroad Link IX, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.
Tujuan utama dari sinergitas tiga pilar ini adalah untuk meyakinkan dan melakukan croscek langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), yaitu Swalayan Maju Bersama. Permasalahan yang sudah mencapai tahap serius ini membutuhkan kehadiran unsur tiga pilar untuk meyakinkan konsumen yang merasa tidak puas dengan informasi tersebut.
Kepala toko, Bapak Rio, menyampaikan hasil penjelasan dari asisten manager, Bapak Sumarlin, dan Bapak Rio Viktor Sahala Nababan kepada konsumen, Bapak Abdul Hakim Sori Muda Harahap. Mereka mengakui kesalahan dan kelalaian dalam melakukan pengecekan terhadap penyusunan dan penempatan makanan di tempat diskon.
Dalam sinergitasnya, tiga pilar berhasil meyakinkan permohonan maaf secara langsung di depan para pihak terkait. Hal ini dilakukan agar publik dapat memahami bahwa langkah tanggap dan responsif telah diambil. Dinas Koperasi Perindag Kota Medan pun telah memanggil kepala toko, Bapak Rio Viktor Sahala Nababan, untuk bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi. Mereka telah menjelaskan kejadian tersebut secara tertulis dan memberikan permohonan maaf atas kelalaian tersebut.
Dengan sinergitas antara tiga pilar, diwakili oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Lurah, serta dukungan dari Dinas Koperasi Perindag Kota Medan, langkah-langkah telah diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sektor binaan wilayah tersebut.(das)






