Siswa MAN 1 Mandailing Natal Melaju ke Final Ajang Samsung Innovation Campus

Pendidikan62 Dilihat
 
matabangsa.com – Mandailing Natal : Siswa/siswi MAN 1 Mandailing Natal berpartisipasi dalam kompetisi Samsung Innovation Campus (SIC), pada program pelatihan teknologi yang ditujukan untuk siswa SMA/SMK/MA dan Kampus Se-Indonesia. Dalam kompetisi ini, mereka akan mengembangkan keterampilan dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi berinovasi dalam proyek berbasis IoT dan AI. Dari total pendaftaran 4500 peserta Se-Indonesia  MAN 1 Mandailing Natal, dengan nama kelompok “Squad courageous allstar,” melaju ke Final, hal ini dikonfirmasi langsung via telp oleh Humas Kemenag Mandailing Natal kepada pembimbing MAN 1 Mandailing Natal, Rizki Efendi, S.Kom, pada Sabtu, (26/04).
 
Rizki Efendi guru pembimbing dalam pernyataanya melalui saluran telp menyampaikan “Siswa dan siswi MAN 1 Mandailing Natal berhasil masuk ke Final pada ajang Samsung Innovation Campus berhasil meraih skor akhir 89.68, dan melaju ke Final” ujar Rizki Efendi
 
“Proyek ini memiliki beberapa fitur utama yang berfokus pada deteksi kesehatan siswa berbasis  IoT dan AI. Alat yang dikembangkan mampu mengukur dan memantau suhu tubuh siswa secara akurat, serta memantau detak jantung untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan notifikasi otomatis yang akan mengirimkan peringatan kepada guru jika terdapat anomali dalam data kesehatan siswa, sehingga tindakan cepat dapat diambil. Untuk memudahkan pengawasan, proyek ini juga menyediakan dashboard monitoring yang memberikan antarmuka visual bagi guru untuk memantau kondisi kesehatan siswa dengan lebih baik. Dalam pengembangan proyek ini, teknologi yang digunakan meliputi ESP32 sebagai platform perangkat keras untuk konektivitas, serta bahasa pemrograman C dan Python untuk pengembangan perangkat lunak, di mana dashboard berfungsi untuk visualisasi data dan pemantauan kesehatan siswa. Pengumuman lebih lanjut akan di umumkan pihak Samsung Innovation Campus pada tanggal 05 Mei mendatang ” tambah Rizki Efendi.
 
 
 
Proses seleksi untuk program Samsung Innovation Campus melibatkan beberapa tahap yang bertujuan untuk memilih peserta terbaik dari total pendaftaran sebanyak 4500 siswa. Pada tahap pertama, semua peserta yang mendaftar akan mengikuti seleksi awal. Setelah itu, pada tahap kedua, jumlah peserta akan disaring menjadi 2500 orang berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Selanjutnya, pada tahap ketiga, hanya 500 peserta yang akan dipilih untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Pada tahap keempat, sebanyak 320 peserta akan mengikuti pelaksanaan online, di mana mereka akan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan penilaian. Akhirnya, peserta terbaik akan diundang untuk mengikuti final, di mana mereka akan mempresentasikan produk inovatif mereka di Jakarta. 
 
Kepala MAN 1 Mandailing Natal, Salbiah menyampaikan harapan dan dukungan “Saya berharap para siswa/siswi MAN 1 Madina dapat memanfaatkan pengalaman ini sebaik-baiknya. Teruslah berinovasi, belajar, dan berkolaborasi. Ingatlah bahwa teknologi adalah alat yang dapat membantu kita mencapai tujuan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mari kita dukung satu sama lain dalam  dan tunjukkan bahwa siswa MAN 1 Mandailing Natal siap bersaing di level yang lebih tinggi. Bersama-sama,” ujar Salbiah
 
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal turut memberikan selamat dan semangat kepada siswa dan siswi dalam penyataannnya “Saya ingin menyampaikan pesan kepada seluruh siswa dan keluarga besar MAN 1 Mandailing Natal. Partisipasi kalian dalam program Samsung Innovation Campus adalah langkah penting untuk mengembangkan keterampilan di bidang teknologi. Dalam era digital saat ini, kemampuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan.” ujar Maranaik Hasibuan
 
Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan. Manfaatkan setiap peluang untuk belajar dan berinovasi, karena masa depan ada di tangan kalian.” tambah Maranaik Hasibuan.
 
 
Berikut nama nama siswa yang mengikuti Kompetisi Samsung Innovation Campus : Daffa Raehan Amri Lubis, M. Habib Rizqy Batubara, Alma Mamora, Shafa Aliyah Siregar, dengan dibimbing oleh guru Rizki Efendi, S.Kom.
 
Dengan mengikuti kompetisi ini, siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan digital mereka dan mendapatkan pengalaman berharga dalam pengembangan teknologi. Program ini juga bertujuan untuk mencetak lebih banyak talenta muda di bidang teknologi dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri digital di Indonesia.
 
 
Kompetisi ini merupakan langkah penting bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan, serta membuktikan bahwa mereka siap berkontribusi dalam dunia teknologi untuk Indonesia Emas 2045 (YAF).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *