matabangsa.com – Medan: Dalam upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangun karakter generasi muda Hindu, Minggu (23/03/2025) Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Pasraman Kilat Tahun 2025.
Tema yang diambil pada Kegiatan ini adalah Dharma Dasar Pendidikan Bagi Generasi Hindu Sumatera Utara Menuju Indonesia Emas, sebagai bagian dari komitmen mencetak generasi Hindu yang unggul, berkarakter, dan berwawasan spiritual dalam menghadapi tantangan zaman.
Pasraman Kilat Tahun ini tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga membekali peserta dengan wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, dan semangat gotong royong. Ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda Hindu diharapkan menjadi bagian dari pembangunan bangsa dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan budaya.
Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Elirosa Tarigan,SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pendidikan agama yang kuat adalah fondasi utama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Pasraman Kilat ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan Hindu bisa berkontribusi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.
Baca Juga: Ahmad Khairi Novandra Sabet Juara Pertama di Kompetisi Al-Qur’an Internasional di Tanzania
“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Hindu mendapatkan pendidikan agama yang kuat, tidak hanya dalam teori tetapi juga praktik spiritual yang nyata. Pasraman Kilat ini menjadi momen penting untuk memperdalam ajaran Hindu secara langsung di tempat-tempat yang memiliki nilai spiritual tinggi,” jelas Elirosa.
Elirosa Tarigan juga menyampaikan dengan semangat kebersamaan dan pembelajaran yang mendalam, Pasraman Kilat Tahun 2025 berhasil menjadi ajang transformasi spiritual dan intelektual bagi generasi muda Hindu di Sumatera Utara. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam menjaga keberlanjutan ajaran Hindu di Nusantara.
“Pasraman kilat tahun ini diikuti oleh Puluhan peserta dari berbagai pasraman di Sumatera Utara, yang terdiri dari siswa, guru, dan pembina pasraman dan Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah pelaksanaan yoga dan meditasi di lokasi yang memiliki fenomena alam unik, yaitu titik koordinat medan magnet bumi Tanduk Benua,” ungkapnya.
Pembimas Hindu menambahkan, dalam Pasraman Kilat tahun ini ada beberapa rangkaian acara kegiatan seperti yoga, meditasi dan dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta pendalaman materi keagamaan di Pura Sada Siwa, salah satu pura bersejarah di Sumatera Utara.
“Dengan semangat kebersamaan dan pembelajaran yang mendalam, Pasraman Kilat Tahun 2025 berhasil menjadi ajang transformasi spiritual dan intelektual bagi generasi muda Hindu di Sumatera Utara. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam menjaga keberlanjutan ajaran Hindu di Nusantara,” pungkasnya.






