Tausiah Melalui Radio, Penyuluh Agama Islam Sampaikan Tausiah Keutamaan Berinfaq di Bulan Ramadan

Agama99 Dilihat

matabangsa.com – Karo: Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Kecamatan Kabanjahe-Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo, Ahmad Yani,M.Kom sampaikan tausiah agama melalui Radio Gundaling 96,1 FM Berastagi pada Sabtu (08/03). Kegiatan ini merupakan agenda rutin pada setiap bulan ramadan yang dilaksaksanakan menjelang berbuka puasa.

Selanjutnya, mengawali materi kajian, Ahmad mengatakan bahwa bulan ramadan adalah bulan yang Agung dan penuh keberkahan, serta bulan dibukanya pintu-pintu surga, ditutup pintu neraka dan setan dibelenggu. “Ada yang menarik dari hadis Rasulullah SAW tersebut, yaitu pada bulan ramadan dibuka pintu-pintu surga, dimana surga itu memiliki delapan pintu, yaitu amal-amal saleh, pintu puasa, pintu salat, pintu sedekah dan seterusnya,” jelasnya.

Baca Juga: Kepala MAN 2 Padangsidimpuan Buka Secara Resmi Pelaksanaan Ujian Madrasah 2025

“Sehingga ada ulama yang memahami bahwa dibuka pintu-pintu surga dalam artian pada bulan ramadan orang-orang dimudahkan dan kuat dalam melaksanakan ibadah, misalnya saja, ketika sebelum azan berkumandang, orang-orang sudah menggelar sajadahnya di masjid padahal belum masuk waktu salat isya, yang kalau dicek di bulan lain, sudah azan pun belum tentu hadir ke masjid. Untuk itu jangan sampai Ramadan datang, satu pun di antara pintu surga tak ada yang dapat kita raih,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan salah satu pintu surga itu adalah sedekah. Rasululah SAW bersabda setiap perbuatan makruf adalah sedekah dalam artian setiap perbuatan kebaikan adalah sedekah, misalnya menolong orang, memberikan nasehat, memberikan hadiah, mengeluarkan harta, senyuman di wajah kepada saudara kita pun termasuk sedekah,” pungkasnya.

Baca Juga: Pelaksanaan Asesmen Semester Genap Kelas XII MAN Pematangsiantar Berjalan Lancar

Selain itu, menurut Ketua FK-PAI Kab. Karo ini, sedekah dalam terminologi Alquran itu ada dua sedekah wajib yaitu zakat, dan sedekah sunnah yaitu Infaq. Dia menyebutkan bahwa Infaq berarti mengeluarkan harta. Ada pun harta yang utama untuk dikeluarkan atau disalurkan sesuai dengan Alquran Surat Al-Baqarah ayat 215 yang utama adalah kepada orang tua, kerabat atau saudara, anak yatim, orang-orang miskin serta orang-orang yang dalam perjalanan, begitu pun untuk kepentingan dakwah, pendidikan, fasilitas umum kita dapat mengeluarkan Infaq dari harta kita,” terangnya.

Di akhir tausiyahnya penyuluh agama yang aktif dalam ormas Nahdlatul Ulama Karo ini menyampaikan tentang keutamaan berinfaq yaitu, mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT, didoakan oleh para malaikat dan mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat ganda, dan sebaik-baik sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan. Kegiatan tausiah berjalan dengan lancar. Kegiatan dimulai pukul 17.30 WIB hingga menjelang datangnya waktu berbuka puasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *