Ternyata Tidak Mudah, Kemenag Palas Uji Kemampuan Penyuluh Agama Islam dalam Ceramah

Agama44 Dilihat

matabangsa.com – Palas: Ternyata tidak mudah kinerjanya, karena di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas kembali menggelar kegiatan rutin berupa tausiyah Syiar ramadan dan tadarusan Al-Quran pada hari Jumat yang penuh berkah, bertepatan dengan hari ke-7 Ramadan 1446 H, Jumat (07/03).

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Astaka Kemenag Padang Lawas ini diikuti oleh seluruh keluarga besar Kemenag Padang Lawas dan KUA Eks-Barumun dan Penyuluh Agama Islam yang telah dibagi dalam beberapa kelompok. Program tadarusan ini memiliki target ambisius yaitu menyelesaikan khatam Al-Quran sebanyak 20 kali selama bulan Ramadan.

Baca Juga: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Sidak Pasar Lenteng Agung, Temukan Minyakita Kemasan MInyak Goreng Tidak Seusuai Label 1 Liiter

Pada kesempatan kali ini, tausiyah disampaikan oleh Habibi Pulungan, S.Sy, seorang penyuluh agama Islam untuk daerah Kecamatan Lubuk Barumun. Dalam ceramahnya, Habibi menyampaikan tema tentang “Sabar”, sebuah nilai yang sangat relevan dengan semangat bulan Ramadan.

“Sabar bukanlah sekadar menahan diri dari amarah atau kesulitan, tetapi merupakan kekuatan batin yang memungkinkan kita tetap konsisten dalam kebaikan meskipun dihadapkan pada berbagai ujian,” ujar Habibi dalam ceramahnya. Ia menambahkan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum terbaik untuk melatih kesabaran dalam berbagai aspek kehidupan agar mempunyai pribadi yang kuat.

Baca Juga: Wagub Surya Ajak Berkolaborasi Wujudkan Sumut Maju dan Berkelanjutan

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Padang Lawas, Kasman, memberikan penjelasan mengenai tujuan utama di balik kegiatan rutin ini. Menurutnya, selain sebagai wahana untuk meningkatkan spiritualitas di bulan suci, program ini juga menjadi ajang evaluasi bagi para penyuluh agama Islam.

“Kami ingin melihat sejauh mana kemampuan para penyuluh agama Islam dalam menyampaikan ceramah mereka. Dengan demikian, kami bisa memberikan evaluasi dan koreksi untuk perbaikan ke depannya,” jelas Kasman.

Kasman menekankan bahwa para penyuluh agama merupakan garda terdepan dalam membimbing masyarakat agar lebih dekat dengan ajaran agamanya. “Mereka adalah ujung tombak dakwah di tengah masyarakat. Kemampuan mereka dalam menyampaikan ajaran agama secara efektif dan menyentuh adalah kunci keberhasilan dalam membina kehidupan beragama masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Awali di Tengah Sunyi Gurilla, Road Show Safari Ramadan Pertama MTsN Pematangsiantar

Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Aula Astaka saat para peserta mendengarkan dengan seksama tausiyah yang disampaikan, dilanjutkan dengan tadarusan ayat-ayat suci Al-Quran yang bergema indah. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kemenag Padang Lawas dalam menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif secara profesional, tetapi juga kaya akan nilai-nilai spiritual.

Dengan target 20 kali khatam Al-Quran selama Ramadan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat ukhuwah di antara para pegawai, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan layanan kepada masyarakat, sesuai dengan semangat Ramadan sebagai bulan peningkatan ketakwaan dan amal saleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *