matabangsa.com – Sibolga:Madrasah Aliyah Negeri Sibolga kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial kepada para siswanya.
Kegiatan ini diawali dengan prosesi pelepasan tim Safari Ramadan yang berlangsung khidmat di halaman MAN Sibolga pada Senin pagi (10/3). Prosesi pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (KaKanKemenag) Kota Sibolga, Muhammad Rosyadi Lubis, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi atas komitmen MAN Sibolga dalam membina siswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam aspek spiritual dan sosial.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pendidikan karakter yang diterapkan MAN Sibolga. Melalui Safari Ramadan, para siswa tidak hanya menimba pengalaman berharga dalam berdakwah, tetapi juga berperan aktif dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ujar Rosyadi dalam sambutannya. Tim Safari Ramadan MAN Sibolga terdiri atas siswa-siswi pilihan yang didampingi oleh satu guru pembimbing di setiap tim. Total terdapat 19 tim yang akan berkunjung ke 19 masjid yang tersebar di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah kemampuan mereka dalam berdakwah, berkomunikasi, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Baca Juga: Kegiatan Pembelajaran di MIN 12 Medan Selama Bulan Ramadan 2025
“Melalui Safari Ramadan ini, siswa kami diajak untuk lebih memahami makna berbagi, bersilaturahmi, dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari pembelajaran yang tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat,” jelas Nurul.
Setiap tim akan turut berpartisipasi dalam kegiatan seperti tausiyah singkat, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan penyampaian pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, tim Safari Ramadan juga membawa bingkisan berupa sedekah yang dikumpulkan dari siswa-siswi MAN Sibolga sebagai bentuk kepedulian sosial. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai kedermawanan kepada siswa. Dengan mereka sendiri yang terlibat dalam proses pengumpulan dan penyaluran sedekah, diharapkan muncul rasa empati yang kuat terhadap sesama,” tambah Nurul.
Baca Juga: Kakankemenag Binjai Hadiri Muzakarah Ramadan yang Diselenggarakan MUI
Sebelum diterjunkan ke masjid-masjid yang menjadi lokasi safari, para siswa telah dibekali dengan berbagai materi untuk menunjang kelancaran kegiatan ini. Pembekalan tersebut meliputi teknik penyampaian dakwah, etika berinteraksi dengan masyarakat, hingga tata cara penyerahan bingkisan secara santun dan beretika.
Guru-guru pendamping yang turut serta juga berperan penting dalam memberikan arahan dan memastikan para siswa mampu menjalankan peran mereka dengan baik. Salah satu guru pendamping, Zulkifli Pulungan, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk mempraktikkan ilmu agama yang telah mereka pelajari di sekolah. “Para siswa tidak hanya dituntut untuk berbicara di depan jamaah, tetapi juga diajak untuk mendengarkan, memahami, dan berempati terhadap kondisi masyarakat yang mereka temui. Dengan begitu, Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga wadah pembentukan karakter yang mulia,” ujar Zulkifli.
Baca Juga: Ujian Madrasah MAN Sibolga: Digital, Efektif, Inovatif
Kegiatan Safari Ramadan ini disambut antusias oleh para siswa MAN Sibolga. Salah satu peserta, Fazri Hidayat, mengaku merasa bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Saya senang bisa ikut Safari Ramadan ini. Saya berharap pengalaman ini bisa membuat saya lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum dan lebih peka terhadap kondisi masyarakat sekitar,” ujarnya. Sementara itu, Kepala MAN Sibolga menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual yang tinggi.
“Kami ingin siswa MAN Sibolga tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian, dan kepekaan sosial. Safari Ramadan ini adalah salah satu cara kami membangun karakter siswa yang berakhlak mulia,” tegasnya. Dengan semangat berbagi dan niat tulus untuk menebar kebaikan, kegiatan Safari Ramadan MAN Sibolga diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, baik bagi siswa maupun masyarakat yang menjadi tujuan safari.



